PEKANBARU -- Pemerintah Provinsi Riau mengingatakan kepada seluruh kepala desa se Provinsi Riau mengeluatkan suray jual beli tanah apa lagi menyangkut lahan hutan.
Pernyataan ini di samapaikan Pelaksan tugas(Plt) Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman seusai rapat penetapan Status siaga darurat karlahut si Lanud Noermin Nuirjadin pekanbaru, senin 7 MAret 2016, Plt Gubernur mengatakan dengan tegas, Kepala Desa jangan bermain-main, dengan serpikulasi-serpikulasi pembeli tanah.
"Jangan bemain-main mengaluarkan surat untuk jual beli tanah itu pun harus hati-hati," kata plt Gubernur.
Dia menyarankan Kepala desa diminta melihat, betul-betul daerah yang di pergunakan untuk perkebunan, dan begitu pulah dalam melaksanakan pembangun kebun jangan membakar kerena TNI dan Polri, dan kita semua sedang berkonsetrasi dalam mengatasi Karlahut ini, "dan jangan main-main dengan hal ini," tegasnya lagi.
Ditanya sosialisasi mengenai Karlahut, Plt Gubri megatakan "kita akan melakukanya terus, terkahir tanggal 2 Maret 2016 kemarin kita mengumpulkan seluruh Kades dan seluruh Camat yang ada di Provinsi Riau dan di dalam pertemuan kita juga membahas mengena Kebakaran hutan dan lahan yang ada di Provinsi Riau, dan terkhir Pak Menkopolkukam RI juga sudah mengingtakan mengenai karlahut ini kepada Kedes dan Camat se Provinsi Riau sewaktu kunjungan kerjana ke Provinsi Riau di Hotel Labersa bebarapa hari yang lalu," pungkasnya.**(pu)




