HUT Damkar Ke 97 di Kota Dumai Terlihat Biasa Saja
Rabu, 02 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
DUMAI -- Peringatan Hari Ulang Tahun Pemadam Kebakaran (Damkar) Ke 97 di Kota Dumai terlihat biasa saja, tidak ada kegiatan yang spesial dari Hari Jadi Damkar yang usianya hampir 100 abad ini, hanya pelaksanaan Apel Bendera untuk ruang lingkup Upt Pemadam Kebakaran (Damkar) pada tanggal 1 Maret 2016. Dimana puncak dari pelaksanaan HUT Damkar berlangsung di Semarang, Jawa Tengah yang langsung di hadiri oleh Menteri Dalam Negeri Thahjo Kumolo.
Tema yang di ambil dari HUT Damkar tersebut adalah Profesionalisme Damkar hadir memberikan pelayanan pencegahan,pemadam kebakaran dan penyelamatan sebagai perwujudan butir pertama nawa cita.Sudah banyak jasa yang di berikan oleh Damkar Kota Dumai dalam menangani kebakaran yang terjadi di Kota Dumai. Namun sebagian masyarakat ada yang memandang rendah profesi dari Pemadam Kebakaran (Damkar) ini.
Bosi S selaku Kepala Kantor Upt Pemadam Kebakaran Kota Dumai saat di konfirmasi media ini mengatakan "ya begini lah kantor Upt Damkar,tidak ada yang mewah dalam Hari Jadi Ke 97 ini, karena masih di bawah naungan BPBD Dumai, tidak ada anggaran yang besar di berikan untuk Upt Damkar dalam melaksanakan hari jadi, padahal saya ingin sekali Upt Damkar ini di publish lebih luas lagi oleh masyarakat,jangan saat ada kebakaran, baru mereka mengenal kami, terkadang Damkar ini di anggap rendah, tapi itu adalah tugas kami," terangnya.
Para petugas Damkar harus siap siaga bahkan siap mati dalam menjalankan tugas dan amanat nya, dimana motto mereka adalah pantang pulang sebelum padam, Keselamatan dari masyarakat yang terkena musibah kebakaran sada di tangan petugas Damkar.
"Petugas Upt Damkar tidak mengenal waktu, baik pagi siang hingga malam, kami memegang motto pantang pulang sebelum padam, kmi bekerja dengan hati nurani demi keselamatan masyarakat," jelas Bosi.
Untuk Upt Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Dumai memiliki 9 unit mobil mobil Pemadam Kebakaran, dengan 20 petugas Damkar, jumlah ini masih sangat minim bagi Upt Damkar. Jika terjadi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), biasanya petugas dari Upt Damkar di butuhkan untuk membantu memadamkan karhutla di titik titik terbakarnya lahan.
Boni berharap Upt Pemadam Kebakaran (Damkar) bisa berdiri sendiri, tidak dalam naungan BPBD Kota Dumai lagi, mengingat daerah daerah lain Damkar sudah berdiri sendiri, dan anggaran tahunan untuk Upt Damkar dapat di tingkatkan lagi, mengingat banyak kebutuhan yang kami perlukan untuk ke depannya.**(ayu)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Satu Celana Loreng dan Puluhan Stiker TNI Ditertibkan
Gaungriau.com -– Satu Celana Loreng dan Puluhan Stiker yang berlabel TNI di tertibkan Sub Detasemen Polisi Militer (Denpom) I/3-1 Kota Dumai dalam operasi Pekan Disiplin TNI yang digelar di dua lokasi berbeda yakni di Jalan Sudirman dan Jalan Lintas Bukit Timah Dumai, Selasa 15 September 2015. Celana…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Terkait Dugaan Korupsi Bansos
Jamal Abdillah Sebut Politikus PKS Ikut Terlibat
Gaungriau.com -- Mega korupsi dana hibah atau bantuan sosial (Bansos) tahun anggaran 2012 sebesar Rp 290 miliar yang melibatkan mantan Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis Jamal Abdillah ternyata masih banyak yang keterlibatan sejumlah anggota dewan yang masih aktif. Selain Jamal Abdillah yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, juga…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
PKK Kampar dan Granat Berikan Penyuluhan Bahaya Narkoba
Gaungriau.com -- Tim Penggerak PKK Kabupaten Kampar bekerjasama dengan Granat (gerakan Nasional Anti Narkotika) Kabupaten Kampar mengadakan penyuluhan bahaya narkoba terhadap siswa dan siswi SLTA dari 5 Kecamatan yang ada di Kabupaten Kampar yakni Bangkinang Kota, Bangkinang, Salo, XIII Koto Kampar, dan Koto Kampar Hulu, dilaksanakan di Aula Kantor Bupati…



