SELATPANJANG -- Aggaran aspirasi anggota DPRD perlu disorot semua pihak, apalagi dana tersebut mesti disalurkan sebesar besarnya untuk kebutuhan Rakyat bukan disalurkan untuk kepentingan Pribadi dan Kelompok.
Hal itu di katakan Din Bangkok warga alah air Timur Senin 22 Februari 2016, menurutnya kekecewaan masyarakat belum sembuh akibat kinerja wakilnya yang belum dirasakan berpihak. Dirinya menyebutkan kerja dewan adalah murni memperjuangkan terealisasinya hak dan kepentingan rakyat
"Berfungsi sebagai control public, anggota DPRD harusnya dapat meletakan posisinya pada fungsi sesungguhnya, bukan hanya terkesan mencari pekerjaan dan memperkaya diri dan kelompok. perjuangkanlah hak dan kepentingan masyarakat” katanya.
Pada intinya anggaran yang dapat menyelamatkan kepentingan masyarakat salah satunya melalui dana aspirasi dewan yang bernilai fantastis. “Jika dana aspirasi terealisasi dengan objektif saya kira peran anggota dewan sudah tercapai 75 persen, jangan seperti tahun yang sudah sudah, dana aspirasi mengalir kepada yang tidak seharusnya di aliri, akibatnya eletabilitas citra dewan makin turun dimata masyarakat dan timbul krisis kepercayaan masyarakat terhadap wakilnya.” ungkapnya.
Contohnya di gambarkan beliau pada realisasi infrastruktur jalan, semenisasi jalan untuk terbukanya akses masyarakat dalam meningkatkan perekomian tidak di fokuskan namun dana aspirasi untuk infrastruktur jalan dibuat menuju jalan ke tanah tanah anggota dewan.
"Di Alah Air ini banyak tanah anggota dewan yang memiliki jalan yang dikerjakan melalui dana aspirasi, tanah yang memiliki akses jalan secara otomatis meningkatkan harga tanah berlipat ganda. Sedangkan tanah menuju pemukiman warga dan sangat di butuhkan sudah belasan tahun tidak di seminasi, inilah salah satu contoh skaf dewan yang mengajarkan ketidakberpihakan” pungkasnya.**(don)



