LANGGAM -- Hingga saat ini debit aliran sungai Kampar yang berada di Kecamatan Langgam terus naik dan menyebabka banjir hingga setinggi pinggang Orang dewasa terutama yang berada ditepian sungai. Sebagian di Kelurahan Langgam Dimana sebanyak 45 rumah sudah terendam banjir.
"Ya, air terus naik disebagian wilayah Kelurahan Langgam,khususnya yang berada diwilayah pinggiran sungai dan dataran rendah.Rumah - rumah warga diwilayah tersebut sudah terendam banjir hingga hari ini. Ada 45 rumah dengan jumlah 54 KK dan 187 jiwa yang terkena banjir," papar Camat Langgam Sugeng Wiharyadi kepada media ini, Ahad 14 Februari 2016.
Dikatakan Sugeng, sebagian warga sudah pindah atau mengevakuasi diri ke rumah kerabat dan sebagian masih bertahan. "Namun Tim bersama Penanggulangan Bencana banjir stanbay di posko darurat Bencana banjir yang berlokasi di Kantor Camat Langgam.Jika sudah dirasa perlu dilakukan evakuasi warga akan segera Kita lakukan.pemantauan dan pengawasan disejumlah titik banjir terus dilaksanakan," ungkapnya.
Adapun untuk lokasi evakuasi warga,sambung Sugeng,sudah dipersiapkan 3 tempat yakni di aula kantor camat,Gedung wanita dan balai. "Untuk kesehatan warga, puskesmas siap melayani warga. Koordinasi bersama Tim penganggulangan terus Kita lakukan mengantisipasi debit air sungai yang meninggi," ucapnya.
Dilanjutkan Sugeng, saat ini hujan belum turun,Namun dikhawatirkan hujan yang turun akan mempercepat naiknya debit air sungai."Ini anjungan Ranah bunga Jecamatan Langgam sudah tenggelam.Kita terus pantau naiknya ketinggian air sungai terutama sekali warga yang berdomisili ditepian sungai," tukasnya.**(ham)



