Wonosari dijadikan Desa Pilot Project ‎Blocking Canal
Selasa, 09 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
BENGKALIS -- Desa Wonosari Kecamatan Bengkalis, dijadikan desa pilot project pembuatan blocking canal (sekat kanal) oleh pihak Polda Riau. Langkah ini sebagai antisipasi dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan, daerah percontohan daerah lain di Kabupaten Bengkalis.
Area yang menjadi pilot project merupakan lahan gambut yang berada di Jalan Wonosari Tengah Dusun Tanjung Sari di sepuluh titik. Pembuatan kanal blocking mulai dilakukan pada Jumat 5 Februari 2016 lalu diikuti oleh Kapolres Bengkalis, AKBP Aloysius Supriyadi, Kasat Binmas, AKP Anindhita Rizal, Kepala Desa Wonosari, Suswanto, anggota Bhabinkamtibmas (Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat), Linmas dan aparat desa, serta beberapa masyarakat setempat dan dibantu beberapa karyawan dari PT. Meskom Agro Sarimas.
Kehadiraan Bhabinkamtibmas untuk mempelajari cara pembangunan kanal blocking agar bisa diterapkan di wilayah tugas mereka. Bhabinkamtibmas yang diikutsertakan adalah perwakilan dari 8 kecamatan, se-Kabupaten Bengkalis
Kepala Polres Bengkalis, AKBP Aloysius Supriyadi mengatakan penetapan desa Wonosari sebagai daerah percontohan (pilot project) pembuatan bloking kanal, untuk mengantisipasi kebakaran lahan dan hutan. Mengingat, selama ini Desa Wonosari merupakan salah satu daerah langganan kebakaran lahan.
"Dengan adanya kanal bloking ini diharapkan bisa memberi kelembaban lingkungan tanah agar tidak kering sehingga mencegah terjadinya kebakaran. Meskipun terjadi kebakaran, adanya kanal blocking ini dapat membantu pihak Pemadam Kebakaran (Damkar) dalam memenuhi kebutuhan pasokan air sehingga api dapat segera dipadamkan," jelasnya.
Kapolres menghimbau warga untuk bersama-sama membersihkan lingkungan kanal blocking agar aliran air dapat berjalan lancar. Selain itu masyarakat juga disarankan agar tidak membuang puntung rokok dan membakar sampah sembarangan dan hal-hal lain yang dapat menyebabkan kebakaran.
Sementara, Penjabat Bupati Bengkalis, Ahmad Syah Harrofie, menyambut baik atas penunjukan Desa Wonosari sebagai pilot project blocking canal. Tentunya sebagai daerah percontohan, menjadi sebuah tantangan bagi masyarakat dan segenap aparatur pemerintahan untuk bersama-sama mengambil langkah-langkah dini mencegah karlahut di Negeri Junjungan ini.
Pembuatan bloking kanal pada saat ini yakni musim hujan dinilai sangat tepat. Ketika memasuki musim kemarau atau panas, air di kanal tidak terbuang begitu saja, sehingga permukaan tanah gambut tetap lembab. “Hendaknya, langkah pihak kepolisian ini diikuti oleh masyarakat. Sebab langkah ini sebenarnya sudah diterapkan oleh orang-orang terdahulu, hanya saja saat ini mulai diabaikan,” ungkap Ongah Ahmad.**(put)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Senin, 23 November 2015 - 00:00:00 WIB
Melalui Program 1001 kolam
Mandau Siap Jadi Sentral Ikan Air Tawar
MANDAU -- Melalui program 1001 kolam, tidak hanya diharapkan mampu mendongkrak sektor ekonomi masyarakat, akan tetapi lewat jalur ini juga Kecamatan Sungai Mandau bisa menjadi salah satu Kecamatan sebagai sentral ikan air tawar. "Semangat untuk mewujudkan kecamatan…
-
Sabtu, 21 November 2015 - 00:00:00 WIB
Peringati Hari Pohon Sedunia
Aktivis Lingkungan Bagikan Seribu Bibit Pohon
TEMBILAHAN - Dalam rangka memperingati Hari Pohon Sedunia yang jatuh pada tanggal 21 Nopember 2015, Mahasiswa Pencinta Alam Unisi, Siswa Pencinta Alam PGRI Tembilahan dan, Ikatan Pemuda Riau Kabupaten Inhil, bagikan 1000 bibit pohon. Kegiatan dilaksanakan di…
-
Jumat, 20 November 2015 - 00:00:00 WIB
BPBD Riau Ajukan Anggaran 15 Miliar Rupiah di APBD 2015
PEKANBARU -- Pemprov Riau melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau mengusulkan penambahan anggaran untuk bencana sebesar Rp15 miliar. Pasalnya, anggaran sebelumnya Rp 2,1 miliar dinilai masih kurang. Kepala BPBD Provinsi Riau Edwar Sanger, Jumat 20…
-
Kamis, 19 November 2015 - 00:00:00 WIB
Kecamatan Sungai Sembilan Kebanjiran, Rumah Warga Tergenang Capai Selutut
DUMAI -– Hujan yang mengguyur Kota Dumai sejak beberapa pekan ini menyebabkan wilayah di Kecamatan Sungai Sembilan kebanjiran. Kondisi terparah terdapat di Kelurahan Lubuk Gaung, Basilam Baru,dan Tanjung Penyembal. Ratusan rumah warga kebanjiran mencapai selutut yang sudah…
-
Kamis, 19 November 2015 - 00:00:00 WIB
Musim Penghujan, Banjir Ancam Wilayah Pekanbaru
PEKANBARU -- Musim penghujan telah tiba, sejumlah daerah rawan banjir di Kota Pekanbaru saat ini sudah mulai digenangani air. Adapun daerah tersebut adalah Rumbai, Tenayan Raya dan Rumbai Pesisir. Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran Kota…
-
Kamis, 19 November 2015 - 00:00:00 WIB
Warga Bangko Pusako Minta Pembersihan Tali Air
BANGVKO PUSAKO -- Sudah bertahun-tahun lamanya keberadaan sungai Bangko yang berada di Kecamatan Bangko tersumbat. Akibatnya, keberadaan 5000an hektar lahan warga di lima kepenghuan sekitaran sungai tersebut menjadi terlantar. Lima kepenghuluan itu diantaranya, Kepenghuluan Bangko Bakti, Bangko…
-
Rabu, 18 November 2015 - 00:00:00 WIB
Daerah Rawan Banjir Diminta Selalu Waspada
PEKANBARU - Musim hujan yang mulai melanda Provinsi Riau hendaknya bisa diwaspadai oleh para Kepala Daerah dan instansi terkait yang termasuk dalam daerah rawan banjir. Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman, menjawab…
-
Rabu, 18 November 2015 - 00:00:00 WIB
Akhir November, Petani di Siak Mulai Menanam Padi
SIAK -- Musim rendeng kedua (tanam kedua) tahun ini untuk lahan pangan yang ada di Kecamatan Bunga Raya Kabupaten Siak seluas 2209 hektar, penanamannya akan dilakukan pada akhir November ini. Penerapan waktu tanam tersebut karena memang sudah…
-
Rabu, 18 November 2015 - 00:00:00 WIB
DKP Pekanbaru Berkebun Pembibitan Tanaman Hias
PEKANBARU -- Guna memenuhi kebutuhan tanaman hias untuk taman kota kota yang sedang ditata. Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Pekanbaru saat ini sudah membudidayakan lebih dari 100 jenis tanaman hias. Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP)Kota Pekanbaru,…
-
Rabu, 18 November 2015 - 00:00:00 WIB
Pengumuman Fire Free Village RAPP, Tiga Desa Raih Reward 100 Juta Rupiah
PEKANBARU –- Tiga desa dari sembilan desa peserta program Desa Bebas Asap (Fire Free Village/FFV) yang diinisiasi ole PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) berhasil memperoleh penghargaan berupa reward senilai 100 juta rupiah atas keberhasilannya menjaga wilayah desa dari kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) selama periode Agustus…
-
Selasa, 17 November 2015 - 00:00:00 WIB
Batang Lubuh Meluap, Enam Desa di Dua Kecamatan Terendam
PASIR PENGARAYAN -- Hujan lebat yang melanda Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) sekitar, pada Senin 16 Nopember 2015 tadi malam, sedikitnya enam desa di Dua Kecamatan terendam banjir. Hal ini juga disebabkan meluapnya air sungai Aliantan, Kecamatan Kabun dan Sungai Batang Lubuh, Kecamatan Rambah. …
-
Senin, 16 November 2015 - 00:00:00 WIB
Atasi Selokan Tersebut, Dinas PU Minta Camat dan Lurah Ajak Warga Goro
PEKANBARU -- Memasuki musim penghujan, Dinas Pekerjaan Umum Kota Pekanbaru mengeluh dengan tingkah laku para Camat dan Lurah yang suka main lapor saja tanpa memilah antara masalah besar atau kecil. "Musim penghujan seperti ini, kami banyak menerima…
-
Senin, 16 November 2015 - 00:00:00 WIB
Ribuan Tanaman Hias Untuk Penghijauan Pasir Pengarayan Dicuri OTK
PASIR PENGARAYAN -- Satu tahun belakangan ini, ribuan tanaman hias di polibek untuk penghijauan di kawasan pedestrian maupun median jalan dijalur hijau Pasir Pengarayan, termasuk jalan lingkar Km 4 ke Bandara Tuanku Tambusai ke Desa Rambah Samo Barat Kecamatan Rambah Samo dicuri Orang Tak dikenal (OTK). …
-
Minggu, 15 November 2015 - 00:00:00 WIB
HUT PGRI ke 70, Guru di Pelalawan Akan Tanam Pohon
PELALAWAN -- Mengusung tema lokal One Teacher One Tree atau Satu Guru Satu Pohon, Bupati Pelalawan beserta seluruh jajaran guru yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Pelalawan akan melakukan penanaman pohon di seluruh daerah ini.
-
Kamis, 12 November 2015 - 00:00:00 WIB
Musim Hujan, BPBD-Damkar Data Lokasi Berpotensi Banjir
PEKANBARU -- Memasuki musim penghujan hingga akhir tahun 2015 mendatang. Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBD-Damkar) Kota Pekanbaru sudah melakukan pendataan terhadap beberapa daerah yang rawan banjir. Kepala BPBD Damkar Kota Pekanbaru, Burhan Gurning mengatakan jika…
-
Rabu, 11 November 2015 - 00:00:00 WIB
Pemkab Kuansing Pantau Dampak Musim Hujan
TELUKKUANTAN -- Bulan November, selalu dihiasi dengan musim penghujan. Hujan deras hampir setiap hari terjadi sejak awal bulan lalu, tentunya perubahan cuaca dari kemarau ke musim penghujan akan berdampak, diantaranya terhadap kondisi infrastruktur dan kesehatan masyarakat. Saat…
-
Senin, 09 November 2015 - 00:00:00 WIB
DPRD Riau Segera Selesaikan Ranperda Tanah Ulayat
PEKANBARU -- Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRD) Riau berkomitmen akan menyelesaikan pembahasan Ranperda Tanah Ulayat se-optimal mungkin. Pentingnya peraturan ini dinilai sangat baik untuk terbitkan dengan tujuan melindungi kepemilikan tanah rakyat yang sering bersengketa dengan sejumlah pihak perusahaan belakang ini. …
-
Senin, 09 November 2015 - 00:00:00 WIB
Cegah Karhutla Berkepanjangan
DPRD Riau Konsolidasi Antar Tiga Provinsi
PEKANBARU -- Guna mecegah ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang berkepanjangan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau bangun konsolidasi antar tiga provinsi. Konsolidasi yang dimaksud untuk membangun sinergi pencegahan ini, dijalin guna menghasilkan solusi dalam…
-
Minggu, 08 November 2015 - 00:00:00 WIB
Legislator Pekanbaru Himbau Masyarakat Waspada Banjir
PEKANBARU -- Usai kabut asap yang berkepanjangan, suasana Kota Pekanbaru berubah dengan cuaca yang ekstrim dengan curah hujan deras dan di ikuti dengan angin kencang yang sangat mencemaskan masyarakat. Melihat keadaan cuaca seperti ini anggota Komisi IV Wan Agusti menghimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada…
-
Minggu, 08 November 2015 - 00:00:00 WIB
Diduga Berasal Dari PT RSI
Masyarakat Keluhkan Aroma Busuk Limbah
UJUNGBATU -- Sejumlah Masyarakat Desa Ujungbatu Timur, Kecamatan Ujungbatu, Kabupaten Rokan Hulu mengeluhkan bau busuk limbah setiap malam di daerah ini. Diduga bau busuk limbah tersebut berasal dari PT Rohul Sawit Industri yang terseletak tidak jauh dari pemukiman masyarakat. Salah seorang masyarakat Desa Ujungbatu…



