• Kondisi Lampu jalan sungai pakning yang selalu padam di malam hari

SUNGAIPAKNING -- Warga Tiong Hoa Sungai Pakning Kecamatan Bukit Batu meminta kepada Dinas Tata Kota, Tata Ruang dan Pemukiman Kabupaten Bengkalis untuk memperhatikan kondisi lampu penerangan jalan selama Imlek tahun ini.

Hal itu sepertu yang disampaikan salah seorang Tokoh Masyarakat Tiong Hoa Sungai Pakning, Ateng kepada sejumlah wartawan, Selasa 9 Februari 2016.

"Mewakili masyarakat Tiong Hoa Sungai Pakning, kami sangat berharap Dinas Tata Kota menghidupkan kembali lampu jalan dari arah Gedung Serba Guna sampai menuju simpang roro, karena mulai imlek ke 3 sampai imlek ke 5, aktivitas di Vihara sangat padat di malam hari," ujar Ateng.

Dijelaskan Ateng, posisi Vihara berada tak jauh dari pelabuhan roro Sungai Pakning, jika lampu jalan tidak hidup atau dalam keadaan gelap, maka sangat rawan dengan kejahatan, sehingga warga tiong hoa merasa was-was untuk melakukan kegiatan ibadah di Vihara tersebut.

"Kenapa kami mendesak Dinas Tata kota untuk menghidupkan lampu jalan selama imlek ini, karena pada imlek tahun lalu anak saya pernah di jambret saat pulang dari vihara, itu karena kondisi jalan gelap gulita dan pelaku kejahatan sudah mengintai," tutur Ateng bercerita.

Hal senada dikemukakan Sekretaris KNPI Bukit Batu, Sapri, menurutnya Dinas Tata Kota harus mengedepankan keselamatan masyarakat dengan segera memperbaiki lampu jalan, jika ada yang rusak.

"Kita juga mendesak Dinas Tata kota untuk mengejar bola, segera lakukan perbaikan atau berkoordinasi dengan pihak terkait seperti PLN, jangan menunggu korban kejahatan semakin banyak," pungkas Sapri.**(put)‎