Tak Bayar Uang Suplayer, PT LBPI Digembok
Rabu, 03 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
ROKAN IV KOTO -- Akibat tidak membayarkan uang buah sawit yang nilainya Miliaran Rupiah, delapan suplayer menggembok pagar PT Lubuk Bendahara Palma Industri (LBPI) yang beroperasi di Desa Lubuk Bendahara, Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu, Rabu 3 Februari 2016.
Data yang dirangkum di lapangan, delapan orang suplayer yang belum dibayarkan uang TBS Sawitnya tersebut antara lain, EDI Prayitno, Supra, Ayutullah Kumaini, Luben Ridwan K, Sumitro, Kilau Mandiri, Jaya RO dan MM M Riyaldi.
Salah seorang suplayer, Supendi mengatakan jumlah dana yang belum dibayarkan oleh pihak PT LBPI senilai Rp 1.983.420.617. Sementara, ia mengaku mulai memasok buah TBS Sawit ke PKS PT LBPI mulai tanggal 27 Agustus 2015 lalu.
Sementara, diterangkannya tunggakan pembayaran tersebut terjadi dikarenakan pihak PT LBPI ketika membayarkan TBS kepada Suplayer tidak pernah penuh. “Tunggakan ini terjadi karena mereka (Pihak PT LBPI, red) tidak pernah penuh membayarkan uang TBS kepada Suplayer,” terangnya.
Selain itu, katanya lagi ia bersama suplayer lainnya telah bertemu langsung dengan salah seorang Owner PT LBPI yang bernama Sukardi di Pekanbaru beberapa waktu lalu. Hasilnya, Sukardi meminta kepada mereka agar sabar menunggu hingga CPO sawit perusahaan terjual.
“Pada tanggal 27 November 2015 lalu kami menjumpai Owner PT LBPI, Sukardi di Pekanbaru ia meminta kepada kami bersabar menunggu CPO PKS mereka terjual, tetapi sampai saat ini belum ada realisasinya. Bahkan, melalui pesan singkat ia juga menjanjikan pembayaran PB Sawit kami akan dibayar di minggu ketiga bulan Januari 2015 ini, sekarang ini kami hubungi kembali tidak direspon,” ujarnya.
Lebih dalam lagi, katanya sebelum dilakukan pembayaran kepada para Suplayer, pihaknya menggembok PKS PT LBPI ini. “Jika belum ada penyelesaian gembok yang ada dipagar PKS ini tidak akan dibuka. Jika sudah diselesaikan baru kami akan membantu memasok buah kembali,” paparnya.
Pada kesempatan yang sama, M Riyaldi yang juga suplayer mengatakan, uang TBS yang belum dibayarakan oleh pihak PT LBPI senilai Rp 450 juta. Ia meminta kepada pihak PT LBPI sesegera mungkin menyelesaikan tunggakan tersebut. “Kami tidak perlu janji-janji, kami minta kepastian karena yang kami minta adalah hak kami,” tegasnya.
“Saya menjadi suplayer di PT LBPI ini baru dua bulan, tetapi pembayaran buah sawit kepada suplayer tidak ada kejelasan sampai saat ini,” katanya lagi.
Ia menegaskan jika pembayaran tunggakan ini terus berlarut pihaknya akan mengambil alih aset yang dimiliki PT LBPI, karena ia bersama rekan-rekannya sesame suplayer sudah jenuh dengan janji-janji yang disampaikan pihak PT LBPI.
Sementara itu, Asisten Mantenage PT LBPI, Dedi tidak bersedia dikonfirmasi wartawan dengan alasan tidak kapasitasnya memberikan tanggapan. "Saya hanya karyawan, bukan kapasitas saya memberikan tanggapan atas hal itu," katanya.
Pada kesempatan berbeda, Owner PT LBPI, Sukardi ketika dikonfirmasi wartawan melalui telepon selulernya tidak diangkat, dan dikirim pesan singkat tidak ada balasan.**(lim)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Kamis, 17 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Ketua PWI Inhil Minta Polisi Tangkap Pelaku Penganiaya Wartawan
TEMBILAHAN -- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Indragiri Hilir menuntut Kepolisian Resor Inhil menangkap pelaku penganiayaan wartawan TV One, oleh salah seorang karyawan Humas PT Tabung Haji Indo Plantation (THIP), baru-baru ini. Ketua PWI Inhil M Yusuf…
-
Selasa, 15 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Ketua DPRD Inhil Minta Polisi Usut Tuntas Pelaku pemukulan Wartawan
TEMBILAHAN -- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Inhil Dani M Nursalam, mengharap kasus pemukulan  reporter tv one, Superto yang dilakukan oleh Bowi Humas PT Tabung Haji Indo Platation (THIP) diusut tuntas. "Itu perbuata kriminal, harus…
-
Senin, 14 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Jual Sabu Ke Polisi, Bandar Di Tambusai Ditangkap
TAMBUSAI -- Trik atau strategi yang dilakukan Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor (Polres) Rokan Hulu (Rohul) dalam mengungkap peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Rohul ini pantas diacungi jempol. Pasalnya, dengan menyamar sebagai pembeli, seorang pengedar narkotika jenis sabu di Dalu-dalu berhasil ditangkap. …
-
Senin, 14 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
P2TP2A Minta Laporkan Tindakan Kekerasan Terhadap Anak
DUMAI -- Kepala Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Dumai, Timo Kipda mengajak masyarakat untuk melaporkan kejadian kekerasan terhadap perempuan dan anak. “P2TP2A siap menerima pengaduan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Untuk itu kami mengajak…
-
Senin, 14 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Polres Dumai Ringkus Puluhan Anak Punk
DUMAI -- Polres Dumai bersama Dinas Sosial dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menggelar razia anak punk yang kebelakangan ini kian menjamur di Kota Dumai, Senin 14 Desember 2015. Alhasil, puluhan anak punk berhasil diringkus dan kemudian…
-
Senin, 14 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Kejari Rohil Bentuk TP4D
BAGANSIAPIAPI -- Kepala Kejaksaan Negeri (Ka Kejari) Rohil Bima Suprayoga SH Mhum mengatakan Kejari Rohil telah membentuk Tim Pengawal, Penyenggara, Pembangunan, Pemerintah Daerah (TP4). Pembentukan TP4D ini, jelas Bima Suprayoga, "Tim TP4D dibentuk guna mengawal pembangunan infrstruktur…
-
Sabtu, 12 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Ditanya Tentang Kasus Pencurian, BW Langsung Pukul Wartawan
TEMBILAHAN -- Kekerasan terhadap wartawan kembali terjadi. Kali ini menimpa Superto wartawan tv one liputan Inhil yang mengalaminya. Kejadian terjadi di Kantin Polres Inhil, Sabtu Sore, 12 Desember 2015. Akibatnya, korban mengalami memar di bagian wajah. Dari…
-
Jumat, 11 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Asisten I Setdakab Inhil: Pekan Ini PT IJA Janjikan Lakukan Pertemuan
TEMBILAHAN -- Asisten I Setda Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Darussalam mengatakan, PT Indogreen Jaya Abadi (IJA) desa Sungai Bela Kecamatan Kuindra menjadwalkan pertemuan dengan Pemkab Inhil pada pekan ini. "Pekan ini janjinya. Perkiraan satu atau dua hari…
-
Kamis, 10 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Kejari Bengkalis Tangani 4 Perkara Korupsi
BENGKALIS -- Kejaksaan Negeri (Kajari) Bengkalis saat ini sedang menangani empat perkara kasus korupsi, satu diantaranya sudah ditingkat penyidikan yakni perkara Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dalam perkara PT. Bumi Laksamana Jaya (BLJ) dengan menambah 3 tersangka baru.Â
-
Kamis, 10 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Dewan Minta Satpol PP Antisipasi Penjual Petasan
PEKANBARU -- Menjelang memasuki pergantian tahun sudah menjadi hal yang lumrah penjual petasan akan kembali marak. Tentunya hal tersebut sangat membahayakan serta mengganggu kenyamanan masyarakat. Melihat kondisi ini, Anggota DPRD Pekanbaru Zainal Arifin, memandang, perlu adanya razia…
-
Kamis, 10 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Kebakaran di Ramayana, Wakil Walikota Minta Data Jumlah Pedagang dan Kerugian
PEKANBARU -- Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi mengaku prihatin dengan musibah kebakaran yang terjadi, Selasa 8 Desember 2015 di pusat perbelanjaan Ramayana, Plaza Sukaramai Jalan Jendral Sukaramai Pekanbaru. Ayat mingintruksikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadan Kebakaran…
-
Rabu, 09 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
BPKPB Masih Berupaya Menjinakkan Api di Ramayana
PEKANBARU -- Meskipun sijago merah sudah mengamuk dari Selasa 8 Desember 2015 sore kemarin. Namun sampai berita ini diturunkan kondisi pasar Sukaramai Jalan (Ramayana Pusat red) Jalan Sudirman masih belum bisa dipadamkan. Bahkan Badan Pemadam Kebakaran dan…
-
Rabu, 09 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Ayat: Awasi Pertumbuhan dan Perkembangan Anak
PEKANBARU -- Terkait perkembangan berita kekerasan terhadap anak yang akhir-akhir ini yang meresahkan masyarakat. Wakil WaliKota pekanbaru Ayat Cahyadi, Ssi menghadiri acara sosialisasi tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak kota pekanbaru bertempat dihotel ameera pekanbaru Rabu pagi, 9 Desember 2015. …
-
Rabu, 09 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Dewan Sesalkan Basement Ramayana Menjadi Tempat Jual Beli
PEKANBARU -- Hingga saat ini api masih terus berkobar di Pasar Sukaramai (Ramayana) jalan Jendral Sudirman Kota Pekanbaru . Komisi IV DPRD Pekanbaru yang meninjau lokasi, Rabu 9 Desember 2015 siang sangat menyesalkan tata letak dan tata…
-
Selasa, 08 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Tabrak Lari, Jambret Dihajar Massa
PEKANBARU -- Hendi alias Andi (40), seorang residivis terpaksa harus kembali merasakan dinginnya lantai sel jeruji besi setelah menjambret yang dilakukannya pada Jum'at 4 Desember 2015, sekitar pukul 20.00 WIB lalu. Aksi pelaku kali ini gagal, karena…
-
Selasa, 08 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Dimintai uang keamanan, Pedagang Resah dan Lapor ke Camat
PEKANBARU -- Sikap oknum Pemuda Pancasila (PP) dikawasan Stadion Utama, Jalan Naga Sakti meresahkan para pedagang. Pasalnya, sejumlah anggota PP berseragam lengkap hampir setiap malam meminta uang 'keamanan' kepada pedagang. Memang tidak banyak setiap kali memungut, tapi…
-
Selasa, 08 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Pemko Teledor dan Lalai
Hotman: Harusnya Pekanbaru Meluas Bukan Mengecil
PEKANBARU -- Masuknya tiga RW di Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukitraya yaitu RW15, RW16, dan RW18 ke wilayah Kabupaten Kampar menimbulkan pertanyaan dari kalangan anggota DPRD Kota Pekanbaru. Padahal selama ini wilayah itu menjadi bagian dari kependudukan…
-
Selasa, 08 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
FKPT Diharapkan Mampu Cegah Masuknya Faham Radikalisme dan Terorisme di Riau
PEKANBARU -- Keberadaan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Riau diharapkan mampu mengantisipasi masuknya paham radikalisme dan terorisme di Provinsi Riau, karena itu mereka diminta menggandeng berbagai elemen masyarakat. "Kita minta FKPT segera melakukan aksi dengan pola…
-
Senin, 07 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Waspadai Modus Baru Dalam Merekrut Kelompok Radikal
PEKANBARU - Perekrutan pemuda dengan memanfaatkan sarana pendidikan dan agama menjadi salah satu modus dari kelompok radikal teror untuk meregenerasi dirinya. "Pemahaman ajaran agama yang fanatis-sempit, melemahnya implementasi pendidikan kewarnegaraan dan tergerusnya nilai-nilai kebangsaan dan kebhinekaan serta nilai kearifan lokal menjadi factor pendorongnya rentannya masyarakat…
-
Jumat, 04 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
KPA dan PPTK Akan Dilaporkan Ke Kejari Bengkalis
Gagalnya Iklan KPU Bengkalis, Media Pendukung Rekanan Pemenang Akan Tempuh Jalur Hukum
BENGKALIS - Pembatalan secara sepihak yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bengkalis, terhadap pelaksanaan Iklan Kampanye yang dimenangkan oleh CV Debby Mandiri Karya Teknik tampaknya bakal berbuntut panjang. Pasalnya sejumlah media massa pendukung CV Debby Mandiri…





