TEMBILAHAN -- Kinerja Kejaksaan Negeri Tembilahan dalam menuntaskan korupsi di Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air mendapat pujian banyak pihak. Apalagi sejauh ini Kejaksaan sudah menggandeng KPK dalam penuntasan kasus korupsi di SKPD tersebut.

Hanya saja pengusutan tuntas tidak hanya terbatas pada jembatan Enok, tapi juga proyek ruas jalan Kota Tembilahan yang diduga sarat dengan muatan korupsi.

"Kita mengapresiasi kinerja Kejaksaan dalam penuntasan dugaan korupsi Jembatan Enok. Makanya kita berharap, sikap serius juga ditunjukkan untuk pengusutan proyek ruas jalan Kota Tembilahan," ujar Indra Gunawan Sekjen Fokus Ornop kepada media ini.

Masih menurut Indra, kerusakan ruas jalan dalam Kota Tembilahan bukti nyata adanya dugaan korupsi pada proyek tersebut selama ini. Untuk itu, Kejaksaan jadi harapan disaat institusi penegak hukum lainnya terkesan diam.

"Anak kecil saja tahu ada masalah dengan proyek jalan dalam Kota Tembilahan. Makanya kita sangat berharap Kejaksaan bisa nenuntaskan kasus ini," tambahnya.

Sebelumnya Kepala Kejaksaan Negeri Tembilahan Lulus Mustofa kepada awak media nengatakan, pihaknya sudah mengkomunikasikan dengan pihak KPK terkait dugaan korupsi tersebut.

"Saat kita sampaikan, KPK waktu menjawab tergantung Kejaksaan. Kalau kita minta KPK turunkan tim audit seperti kasus Jembatan Enok, KPK siap membantu," jelas Lulus.**(suf)