BANGKINANG KOTA -- Demi mengetahui sudah sejauh mana pengetahuan masyarakat tentang program Lima Pilar Pembangunan Kabupaten Kampar, Tim Penggerak PKK Kabupaten Kampar melaksanakan berbagai kegiatan perlombaan dengan mengacu ke Lima Pilar Pembangunan Kabupaten Kampar.
Hal itu disampaikan Bupati Kampar yang diwakili oleh Asisten Ekbang dan Kesra Kabupaten Kampar Nurbit pada saat memberikan sambutan pada acara lomba karya ilmiah bagi guru SMP dan SMA perwakilan dari berbagai kecamatan yang ada di Kabupaten Kampar dan pelatihan pembangunan keluarga lansia tangguh di Aula Kantor PKK Kabupaten Kampar, Kamis 21 Januari 2016.
Nurbit mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk mengukur keberhasilan Lima Pilar Pembangunan. Pola yang dipakai TP PKK Kabupaten Kampar itu merupakan salah satu upaya untuk mensinergikan program kegiatan ini dengan Lima Pilar Pembangunan Kabupaten Kampar, sehingga bisa mencapai hasil yang maksimal. “Sejauh ini yang sudah kami pantau, yang baru mensinergikan kegiatan seperti ini baru TP PKK Kabupaten Kampar,”katanya.
Lebih lanjut, ungkap Nurbit. Dalam hal ini kegiatan seperti ini dilakukan untuk menguji masyarakat tentang pengetahuannya dengan Lima Pilar Pembangunan Kabupaten Kampar. Kegiatan ini adalah evaluasi secara sembunyi-sembunyi. Inilah kelebihan dari TP PKK Kabupaten Kampar dan ini patut dicontoh.
Ketua TP PKK Kabupaten Kampar Hj. Eva Yuliana mengatakan kegiatan perlombaan karya ilmiah bagi guru SMP dan SMA diikuti oleh perwakilan dari SMP dan SMA yang ada di Kecamatan. Sedangkan untuk pelatihan pembangunan keluarga lansia tangguh diikuti oleh Dua atau Tiga orang Lansia perwakilan dari Kecamatan.
Dalam kegiatan itu, Eva juga berpesan kepada para juri untuk bersikap adil, dewan juri penilaiannya harus betul-betul objektif. Kita yang ada disini juga berhak menilainya. Kalau ada nantinya dewan juri menyebutkan keputusan dewan juri tidak bisa diganggu gugat itu harus kita protes, janggan sampai dewan juri tidak mau pula menanggapinya.
“Tugas dewan juri itu sangat susah, salah-salah penilaian, dewan juri bisa masuk neraka nantinya karena penilaiannya tidak objektif,” kata Eva.**(man)



