PEKANBARU -- Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru Mas Irba H Sulaiman, mengatakan Kota Pekanbaru tengah mempersiapkan lima hal perencanaan dalam rangka masuknya masyarakat ekonomi ASEAN (MEA) di tahun 2016.

Ke lima hal tersebut adalah pembangunan pasar disetiap kecamatan, rumah kemasan, pengembangan sentra rotan, membangun kawasan industri dan pengalihan badan metrologi dari provinsi ke daerah.

"Oleh sebab itu wali kota Pekanbaru, di pertengahan Februari akan roadshow di kementerian perekonomian di Jakarta dalam rangka sinergi progam nasional dengan program daerah dalam program nawa cita dan MEA. Pemerintah pusat juga menyiapkan anggaran untuk kegiatan ini," ucap Irba, Kamis 21 Januari 2016 kepada wartawan.

Disamping itu, kata Ibra Lagi, Disperindag nantinya akan menyiapkan bahan untuk wali kota dalam menunjang program membangun 5000 pasar dan dalam setahun nantinya ada 1000 pasar yang akan dibangun.

"Tentunya pasar yang dibangun nantinya akan berkonsep aman, bersih dan jujur. Dan kita kemas dalam pasar masyarakat madani. Disana juga kita menyiapkan timbangan bagi pembeli. Kalau tidak cocok bisa dikembalikan kepada pedagangnya langsung," terangnya.

Kalau perlu, lanjutnya, akan ada reward penghargaan setiap bulannya kepada pedagang yang memberikan pelayanan terbaik. Sedangkan Untuk rumah kemasan, pihaknya akan membangun di kecamatan Pekanbaru Kota.

"Nantinya ada bantuan dari pusat sebesar Rp 328 juta. Nantinya kita akan melakukan survei tempat sebagai percontohan. Kita lihat daerah mana yang perlu rumah kemasan, setelah ketahuan daerah mana yang butuh barulah kita bangun lagi dan mengembangkannya," ucapnya.

Selain itu, dalam rangka melaksanakan UU No 23 tentang otonomi daerah ada beberapa tugas yang dilimpahkan dari provinsi ke kota kabupaten, yakni untuk di bidang metrologi.

"Selain bidang metrologi, untuk sentra rotan juga akan kita kembangkan, karena untuk ukuran sumatera, pekanbaru masuk dalam unggulan. Dan terakhir kawasan industri, alasannya untuk menunjang penjualan produk kita," pungkasnya.**(dwi)