PEKANBARU -- Belum lagi terungkap kasus pembunuhan se-orang mahasiswa bernama Rizky Ofta Yosa (23) di jembatan Flyover persimpangan jalan Jendral Sudirman-Harapan Raya pada Rabu 30 Desember 2015. 

Kasus serupa kembali terjadi di jalan Cemara Kuanda Komplek Pemda Kelurahan Delima Kecamatan Tampan, Rabu 13 januari 2016 dini hari dengan korban bernama Rizky Rhamadan.

Kalau melihat sekilas ada beberapa kesamaan dalam kejadian tersebut, yang pertama korban sama-sama bernama Rizky, yang kedua korban tewas dengan luka sabetan senjata tajam di leher, dan yang ketiga terjadi pada hari yang sama Rabu dini hari namun tanggal berbeda, yang terakhir korban sama-sama memiliki KTP Sumatera Barat.

Menanggapi hal tersebut Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Sigit Yuwono, tidak mau bersepekulasi lebih jauh. Ia hanya berharap kepada pihak berwajib bisa mengungkap siapa pelaku, sehingga ketakutan masyarakat Pekanbaru bisa terobati.

Disamping itu Sigit meminta masyarakat berperan aktif dalam mengantisipasi maraknya kasus pembegalan yang belakangan sering terjadi dengan meningkatkan keamanan di lingkungannya masing-masing.

"Yang pastinya kita berharap motif tindak kejahatan ini terungkap, dan pelakunya bisa ditangkap. Sebab, kita khawatir akan semakin banyak warga yang menjadi korban aksi kriminal tersebut. Selain menjadi tanggung jawab aparat keamanan, langkah antisipasi ini pun harus dilakukan oleh masyarakat, salah satunya dengan mengintensifkan sistem keamanan lingkungan (siskamling)," ujarnya kepada media ini.

Sigit menilai, aparat kepolisian bisa bekerja sama dengan TNI untuk meningkatkan keamanan. "Saya rasa kalau situasi terus memburuk, polisi bisa menggandeng TNI untuk ikut mengamankan, melakukan razia, dan banyak hal yang secara teknis bisa diatur," jelasnya.

Kepada Pemerintah Kota Pekanbaru Sigit berpesan agar penambahan penerangan jalan di optimalkan, dan pemasangan CCTV dibeberapa ruas jalan yang dianggab rawan.

"Pemerintah Kota Pekanbaru harus dapat segera melakukan tindakan nyata untuk mencegah tindak kejahatan tersebut," pungkasnya.**(dwi)