Sebelum PM-TAS, Eva Yuliana Ikuti Upacara di SD 010 Teluk Kenidai
Senin, 11 Januari 2016 - 00:00:00 WIB
TAMBANG -- Seperti biasanya kegiatan Pemberian Makanan Tambahan Anak Sekolah (PM-TAS) yang dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar, melalui Tim-Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Kampar. Bahwa kegiatan ini dilaksanakan semenjak kepemimpinan Jefry Noe sebagai Bupati Kampar.
Hingga saat ini PM-TAS terus diberikan kepada anak-anak sekolah Dasar Kelas 1, Hj Eva Yuliana,SE selaku ketua rombongan berupaya terus datang untuk lebih awal, seperti hal dilakukan saat penyerahan PM-TAS di SD 010 Desa Teluk Kenidai Kecamatan Tambang, Senin 11 Januari 2016 pagi.
Lebih jelas Eva Yuliana mengungkapkan, bahwa dalam waktu pemberian asupan gizi yang bagus kepada para anak adalah pada pukul 07.30 wib tidak pada pukul 09.00 keatas, Makanya Eva Yuliana beserta rombongan dalam PM-TAS di SD 010 Desa Teluk Kenidai Kecamatan Tambang datang lebih awal sebelum siswa melaksanakan upacara.
Hal ini dilakukan Eva agar waktu pemberian PM-TAS bisa lebih pagi, sebab waktu pagi adalah waktu yang baik untuk sarapan bagi para anak, makanya asupan gizi dan vitaman bisa berkembang sebelum para anak-anak diberikan ilmu pengetahuan. Dengan sarapan melalui asupan gizi melalui program PM-TAS semoga bisa meningkatkanpertumbuhan sehat jasmani dan rohani siswa.
Disamping itu, lanjut anggota DPR Riau bahwa PM-TAS juga sebagai upaya menyongsong persiapan SDM dan kesehatan anak didik dimasa depan yang handal, melalui peningkatan gizi anak dengan pemberian susu, kudapan dan multivitamin yang terdapat dalam PM-TAS untuk masuk kedalam tubuh, harapannya peningkatan lima pilar pembangunan Kabupaten Kampar pilar ke tiga yakni 'Peningkatan Sumber Daya Manusia' bisa tercapai.
Seperti biasanya usai upacara, Eva Yuliana didampingi Camat Tambang Mulatua masuk kedalam kelas guna penyerahan PM-TAS yang dumulai dengan menguji kemampuan anak didik dalam hal berhitung dan menulis. Usai menguji 39 anak-anak siswa kelas 1 yang akan menerima PM-TAS, Eva Yuliana langsung mempraktekkan cara cuci tangan pakai sabun yang baik sebelum kita menyantap makanan.
Hal ini perlu, karena kuman dan kotoran masuk kedalam perut selalu terdapat dari tangan yang kotor digunakan langsung untuk memegang makanan. Semoga dengan turunya langsung Tim dari TKK dalam penyerahan PM-TAS, kedepan anak-anak bisa memahami bagaimana menjaga kebersihan dan bagaimana makanan yang memiliki asupan gizi yang tinggi.**(man)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Plt Gubernur Ajak PNS dan Masyarkat Shalat Istisqo
Gaungriau.com -- Kondisi udara di Provinsi Riau dan Kota Pekanbaru pada khususnya terus memburuk dikarenakan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), ini dikarenkan musim kemarau yang melanda Provinsi Riau dalam beberapa bulan terakhir. Agar Allah Swt menurunkan rahmatnya berupa hujan, Plt Gubernur Riau H. Arsyadjuliandi Rachman mengajak seluruh…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kudus: Pemerintah Harus Tegas Tangani Asap
Gaungriau.com -- Pengamat tranportasi Univertsitas Islam Riau (UIR) H Abdul Kudus Zaini ST. MT menilai kebakaran hutan di Riau tidak hanya menimbulkan kerugian dari sektor ekonomi, namun juga dari sektor pendidikan, kesehatan dan lingkungan hidup. Kebakaran hutan mengakibatkan kabut asap hampir 80 persen menyelimuti pulau Sumatera ini telah menimbulkan kerugian…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Satpol PP Pekanbaru Kurangi Kegiatan Diluar Ruangan
Gaungriau.com -- Tidak ingin mengambil resiko terlalu jauh yang akan berdampak pada kesehatan akibat kabut asap. 60 persen dari kegiatan diluar ruangan personel Satuan polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru dikurangi. Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian mengatakan, kebijakan mengurangi aktivitas diluar ruangan dikarenakan kondisi…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Evakuasi Masyarakat, Pekanbaru Sudah Tidak Layak Huni
Gaungriau.com -- Riau telah ditetapkan berstatus Darurat Pencemaran Udara. Puskesmas dan rumah sakit diinstruksikan buka 24 jam. Status Siaga Darurat Darurat Karlahut menjadi Keadaan Darurat Pencemaran Udara. Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Roni Amril SH, menyebut Kota Pekanbaru sudah tidak layak untuk dihuni lagi. DPRD minta agar…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap Bertambah Pekat
Bupati Syamsuar Tunda Lomba Foto dan Pameran Ekraf TdS
Gaungriau.com -- Suasana ceria di lapangan Tengku Maharatu Senin 14 September 2015 mendadak hening seketika, Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi yang dijadwalkan akan membuka Lomba Foto dan Pameran Ekraf Touer de Siak (TdS) 2015 tiba-tiba mengumpulkan panitia pelaksana dan memberikan arahan. "Terimakasih atas ikhtiar saudara-saudara mempersiapkan…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Penderita ISPA Di Bengkalis Capai 1488 Orang
Gaungriau.com -- Jumlah penderita Infeksi Saluran Penyakit Atas (ISPA) di Kabupaten Bengkalis mencapai 1488 orang dari tanggal 1 September hingga saat ini, hal ini dikarenakan akibat kabut asap yang melanda wilayah Kabupaten Bengkalis dalam sepekan ini, ditambah lagi tingginya Indeks Standar Pencemaran Uidara (ISPU) yang sudah mencapai level berbahaya.…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Walikota Firdaus Akui Pekanbaru Tak Layak Untuk Dihuni
Gaungriau.com -- Bencana kabut asap yang tebal akibat dari Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Mengakibatkan kota bertuah sudah tidak layak untuk ditempati dan sudah seharusnya masyarakatnya diungsikan. Pasalnya berdasarkan data BMKG saat ini, kategori udara di Pekanbaru sudah diatas berbahaya. Walikota Pekanbaru, Firdaus MT secara terang-terangan mengakui…





