110 anak Warga Miskin Ikuti Sunatan Massal di Kantor Camat Bangko
Rabu, 06 Januari 2016 - 00:00:00 WIB
BAGANSIAPIAPI -- Sedikitnya 110 anak warga kurang mampu di Kecamatan Bangko Kabupaten Rokan Hilir, Rabu 6 Januari 2016, mengikuti Khitanan Massal yang digelar Koordinator Kegiatan Kesejahteraan (K3S) Rohil.
Terselenggaranya acara tersebut berkat kerjasama Kantor Pemberdayaan perempuan dan keluarga berencana Rohil. Khitanan masal tersebut dilakukan sebagai kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahunnya oleh PKK Kabupaten Rohil untuk membantu warga kurang mampu di Kabupaten Rohil.
Ketua K3S Rohil H Wan Mardiana Suyatno saat membuka pelaksanaan Khitanan di kantor Camat Bangko mengatakan, Khitanan dilakukan sebagai upaya untuk menyantuni warga Miskin yang kurang mampu.
"Setelah disunat secara Gratis mereka juga dapat bantuan berupa kain sarung dan uang santunan sebesar Rp 100 ribu, sedangkan kalau mereka menyunat anakanya diluar akan mengeluarkan biaya sebesar lebih kurang Rp 300 ribu," katanya.
Selain itu, Wan Mardiana berharap kedepan kegiatan ini akan tetap berlanjut, sehingga setiap warga yang memiliki anak laki-laki yang belum melakukan Khitan bisa terbantu.
Hal senada juga disampaikan Camat Bangko H Julianda mengucapkan terima kasih kepada TP-PKK Kabupaten Rohil, yang telah memprogramkan Khitan Masal tersebut.
Kendatipun bekerja sama dengan PKK Kecamatan, Diskes Rohil serta Camat Bangko,
sambungnya hal ini agar terlaksana penyaluran bantuan yang diberikan kepada yang melaksanakan Khitan Massal ini.
Julianda menjelaskan, untuk petugas Sunatan masal dilakukan tenaga medis di dari RSUD Pratomo Bagansiapiapi dan dari Puskesmas Bangko,ditambah dengan unsur lainnya, sehingga pelaksanaan Sunatan masal tersebut berjalan dengan baik dan lancar.
"Kita berusaha bahwa pada pelaksanaan Sunatan masal tersebut tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,sehingga orang tua anak yang sunatan merasa puas dengan pelayanan yang diberikan,"ujarnya.
Sedangkan pasien sunat massal diutus dari masing-masing Kepenghuluan ( Desa-Red) dan kelurahan se-Kecamatan Bangko.Sedianya sunnat massal ini hanya menyediakan 100 orang pasien, namun karena banyaknya permohonan menjadi 110 orang.
Sementara, salah seorang datuk kepala kepenghuluan Bagan Punak Meranti Amiruddin yang didampingi RT 003 Baharudin mengatakan, bahwa dari Kepenghuluannya mengirim 4 orang peserta sunat masal. Menurutnya masing-masing kepenghuluan ada yang mengirim 10 hingga 15 orang.**(Us)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Satpol PP Pekanbaru Kurangi Kegiatan Diluar Ruangan
Gaungriau.com -- Tidak ingin mengambil resiko terlalu jauh yang akan berdampak pada kesehatan akibat kabut asap. 60 persen dari kegiatan diluar ruangan personel Satuan polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru dikurangi. Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian mengatakan, kebijakan mengurangi aktivitas diluar ruangan dikarenakan kondisi…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Evakuasi Masyarakat, Pekanbaru Sudah Tidak Layak Huni
Gaungriau.com -- Riau telah ditetapkan berstatus Darurat Pencemaran Udara. Puskesmas dan rumah sakit diinstruksikan buka 24 jam. Status Siaga Darurat Darurat Karlahut menjadi Keadaan Darurat Pencemaran Udara. Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Roni Amril SH, menyebut Kota Pekanbaru sudah tidak layak untuk dihuni lagi. DPRD minta agar…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap Bertambah Pekat
Bupati Syamsuar Tunda Lomba Foto dan Pameran Ekraf TdS
Gaungriau.com -- Suasana ceria di lapangan Tengku Maharatu Senin 14 September 2015 mendadak hening seketika, Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi yang dijadwalkan akan membuka Lomba Foto dan Pameran Ekraf Touer de Siak (TdS) 2015 tiba-tiba mengumpulkan panitia pelaksana dan memberikan arahan. "Terimakasih atas ikhtiar saudara-saudara mempersiapkan…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Penderita ISPA Di Bengkalis Capai 1488 Orang
Gaungriau.com -- Jumlah penderita Infeksi Saluran Penyakit Atas (ISPA) di Kabupaten Bengkalis mencapai 1488 orang dari tanggal 1 September hingga saat ini, hal ini dikarenakan akibat kabut asap yang melanda wilayah Kabupaten Bengkalis dalam sepekan ini, ditambah lagi tingginya Indeks Standar Pencemaran Uidara (ISPU) yang sudah mencapai level berbahaya.…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Walikota Firdaus Akui Pekanbaru Tak Layak Untuk Dihuni
Gaungriau.com -- Bencana kabut asap yang tebal akibat dari Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Mengakibatkan kota bertuah sudah tidak layak untuk ditempati dan sudah seharusnya masyarakatnya diungsikan. Pasalnya berdasarkan data BMKG saat ini, kategori udara di Pekanbaru sudah diatas berbahaya. Walikota Pekanbaru, Firdaus MT secara terang-terangan mengakui…





