Dewan Pekanbaru Pertanyakan Kebijakan Disdik Terapkan Lima Hari Belajar
Rabu, 06 Januari 2016 - 00:00:00 WIB
PEKANBARU -- Kabar adanya kebijakan dari Dinas Pendidikan bahwa sekolah di Kota Pekanbaru akan menerapkan sistem Lima hari belajar dipertanyakan Komisi III DPRD Kota Pekanbaru.
"Kita minta dasar Disdik membuat program lima hari belajar dan satu hari khusus ekstrakurikuler. Kami di Komisi III selama ini belum ada diberitahu tentang program tersebut. Kami sangat mempertanyakan hal ini. Hendaknya Disdik meminta pendapat di DPRD," ucap Anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru Zainal Arifin SE kepada media ini, Rabu 6 Januari 2016.
Dikatakan Politisi Hanura ini juga, pihaknya mengkhawatirkan jika hal ini diberlakukan tanpa persiapan yang matang dan akan membawa efek buruk bagi para pelajar. Dimana, biasanya selama enam hari yakni dari Senin hingga Sabtu merupakan hari belajar, dan di dalamnya juga ada mata pelajaran ekstrakurikuler, namun saat ini hanya lima hari belajar dan satu hari dikhususkan ekstrakurikuler saja.
"Kita takutkan anak-anak dan guru akan lebih banyak main-main. Karena kan kita tahu, kegiatan ekstrakurikuler ini kebanyakan di luar kelas dan cenderung menjadikan para anak-anak dan guru malas-malasan. Kalau dimanfaatkan untuk membahas satu materi kan lebih bermanfaat," ujarnya.
Namun demikian, Zainal bersama Komisi III akan melakukan komunikasi dengan mitra kerjanya yakni Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru untuk mempertanyakan program tersebut, karena ia selama ini hanya mendengar dari mulut ke mulut saja adanya program tersebut.
"Sampai sekarang, saya sendiri tidak tahu apa yang menjadi alasan Disdik membuat program tersebut, mereka perlu kita panggil agar bisa menjelaskan apa alasannya. Masa kita tahu dari media, tanpa ada koordinasi dari dinas. Kan aneh saja, sebagai mitra seharusnya Dinas Pendidikan berkoordinasi dengan kita dalam suatu program," jelasnya.
Zainal juga mendengar program tersebut merupakan program yang dilakukan Dinas Pendidikan Provinsi Riau, namun lagi-lagi hal ini hanya didengarnya dari orang lain bukan dari Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, maka perlu juga langsung dipertanyakan kepada Kepala Dinas nantinya dalam rapat.
"Yang pastinya kita bukan tidak mendukung program tersebut, tetapi kita perlu tahu juga apa tujuan dan alasan Disdik membuat program tersebut. Sehingga nanti tidak terjadi gonjang ganjing di tengah masyarakat, karena kami ini wakil rakyat, ketika rakyat ada masalah nantinya dengan program ini tentu kami yang berada di barisan terdepan dalam menyelesaikannya. Apa-apa juga nanti kami di DPRD yang dianggap lalai," terangnya.**(dwi)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
35 Calon Peserta Pelatihan di PCR Jalani Seleksi
Gaungriau.com -- Dari 35 orang calon peserta pelatihan yang diselenggarakan PT Cevron Pasifik Indonesia (CPI) di Politeknik Cevron Rumbai (PCR) hanya 19 dinyatakan lolos dan ikut pelatihan. Sehingga dilakukan seleksi bagi calon peserta di aula kantor Disnakertrans Jalan Kesehatan Dumai, Selasa 15 September 2015. Kepala Bidang (Kabid)…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Disdik Pekanbaru Kembali Perpanjang Libur Sekolah
Gaungriau.com -- Kendatipun hujan deras mengguyur pada Senin 14 September 2015 sore. Namun hal ini belum bisa membuat udara di Kota Pekanbaru sejuk dan lepas dari kepungan asap. Seperti data yang dirilis oleh Labor Udara BLH Kota Pekanbaru, udara kota pekanbaru masih pada level 'Berbahaya' yakni diatas…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Sekda Bengkalis Buka diklat Karya Tulis Bagi Guru
Gaungriau.com -– Kriteria guru yang profesional itu, selain menguasai berbagai materi pembelajaran juga harus memiliki skill atau keahlian individual yang kompleks dalam bidang pedagogisnya. Salah satunya adalah dalam bidang jurnalistik yang merupakan salah satu skill yang wajib melekat bahkan tak boleh lepas dari kemampuan seorang guru. Penjabat…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
SMKN 2 Teluk Kuantan Juara Debat Bahasa Tingkat Provinsi
Gaungriau.com -- Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Teluk Kuantan berhasil meraih juara satu debat Bahasa tingkat SMK se Riau untuk kategori debat Bahasa Indonesia yang digelar di hotel Furaya Rabu-Sabtu (9-12/9) lalu. Selain itu, tim SMK Negeri 2 Teluk Kuantan juga berhasil meraih jura tiga debat Bahasa Mandarin dan…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
125 Mahasiswa AKN Siak Ikuti KuliahPerdana
Gaungriau.com -- Sebanyak 125 Mahasiswa baru Akademi Komunitas Negeri(AKN) Siak angkatan II mengikuti kuliah perdana Tahun Akademi 2015/2016 diruang raja Indra pahlawan room kantor Bupati Siak Senin 14 September 2015. Asisten II Setdakab Siak DR Drs H Syafrilenti MSi, disela-sela membuka kuliah perdana mengatakan, AKN ini disediakan…





