RAMBAH -- Dari 11.000 warga yang memiliki kartu jaminan Kesehatan daerah (Jamkesda)di Puskesmas Kecamatan Rambah sebanyak 2.475 orang terintegrasi ke BPJS Kesehatan.
Demikian disampaikan Kepala Puskesmas Rambah, drg.dewi Maya Rianti Senin 28 Desember 2015 di ruang kerjanya. Disampaikan, penyerahan Integrasi tersebut akan dilaksanakan secara bertahap, namun dilihat dari warga Miskin yang memiliki NIK atau KTP Elektronik yang dikeluarkan Dinas Pencatatan Sipil dan Kependudukan Kabupaten Rohul.
"Untuk tahap awal ini karena dari 11.000 lebih warga yang memiliki kartu Jamkesda baru 2.475 orang yang memiliki kartu berbasis NIK, maka untuk tahap awal ini akan diserahkan kepada warga miskin tersebut," katanya.
Dewi menambahkan, kartu BPJS dari Jamkesda ini akan diserahkan dalam waktu dekat kepada warga yang telah dimasukkan kedalam data yang ada di Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan.
Sementara, Camat Rambah Arie Gunadi SSTP mengatakan, kartu Jamkesda yang terintegrasi tersebut adalah warga tersebut sudah terdaftar menjadi Anggota BPJS kelas III,dimana untuk Pembayaran kartu BPJS mereka akan dilakukan Shering antara Pemerintah Provinsi Riau dengan Pemkab Rohul dengan perbandingan 40:60.
Yakni dari pemerintah Provinsi sebesar 40 persen dan pemerintah Kabupaten Rohul sebesar 60 persen. Arie Gunadi juga menghimbau kepada warga yang telah memiliki Jamkesda dan belum memiliki KTP berbasis NIK agar segera melakukan perekaman untuk pembuatan KPT agar kedepannya bisa di Integrasikan menjadi Anggota BPJS.
Camat juga meminta kepada Kepala Desa di Kecamatan Rambah supaya mengirimkan data-data warga yang telah meninggal dunia dan pindah, agar Identitas mereka bisa dikeluarkan dari data Jamkesda.**(lim)





