Distanak Sosialisasikan Rabies Untuk Pelajar SD
Kamis, 17 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
BENGKALIS -- Dinas Pertanian dan Pernakan (Distanak) Kabupaten Bengkalis menggelar sosialisasi rabies pada kalangan pelajar sekolah dasar (SD). Langkah ini dilakukan untuk mengenalkan penyakit menular hewan ini kepada anak-anak sejak usia dini.
“Baru-baru ini, tepatnya 14 Desember kemarin, kami baru saja melaksanakan sosialisasi tentang rabies di SDN 25 Bantan. Sosialisasi rabies yang dilakukan pada siswa SD ini bertujuan untuk menumbuhkan kepedulian serta penanganan dini sebagai upaya pencegahan rabies pada manusia,” demikian diungkapkan Kepala Distanak Bengkalis, Arianto, Kamis 17 Desember 2015.
Rabies merupakan penyakit menular hewan yang dapat ditularkan kepada manusia. Sampai saat ini masih menjadi ancaman yang serius kepada masyarakat. Akibatnya penyakit ini menyebabkan dampak kepada tingkat kesehatan dan ketertiban masyarakat.
Dipilihnya SDN 25 Bantan, berdasarkan survei tingginya kasus gigitan pada manusia oleh HPR terutama anjing diwilayah ini sangat tinggi. Oleh sebab dalam meningkatkan komunikasi dan informasi yang diberikan dapat meningkatkan kesadaran pada masyarakat terutama anak-anak sebagai penerus bangsa.
Dalam sosialisasi ini, materi sosialisasi disampaikan oleh dokter hewan Distanak Bengkalis dan tenaga pengajar dari Indonesia Mengajar. Arianto berharap melalui sosialisasi ini, anak-anak dapat lebih aktif memberikan informasi rabies serta penanganan luka akibat gigitan hewan penular rabies (HPR) dengan dibantu orang terdekat seperti orang tua, guru, dan petugas Selain di sekolah tersebut, sosialisasi rabies juga dilaksanakan beberapa tempat seperti SD Negeri 39 Bengkalis dan SMP Negeri 6 Bantan.
Diharapkan kembali, kedepan dengan sosialisasi ini dapat mempercepat penanganan rabies secara cepat berdasarkan partisipasi masyarakat sehingga rabies tidak muncul kembali di Kabupaten Bengkalis.**(put)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap Masih Pekat
Kuansing Kekurangan Masker
Gaungriau.com -- Kondisi Udara di wilayah Kuantan Singingi sangat tidak sehat sementara kabut asap hingga kini bukannya berkurang malahan semakin pekat hinggta kemampuan jarak pandang hanya lebih kurang 50 atau 80 meter saja. Kondisi tersebut telah terasa mengganggu pernapasan dan membuat mata terasa perih. Namun untuk menghindari…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Plt Gubernur Ajak PNS dan Masyarkat Shalat Istisqo
Gaungriau.com -- Kondisi udara di Provinsi Riau dan Kota Pekanbaru pada khususnya terus memburuk dikarenakan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), ini dikarenkan musim kemarau yang melanda Provinsi Riau dalam beberapa bulan terakhir. Agar Allah Swt menurunkan rahmatnya berupa hujan, Plt Gubernur Riau H. Arsyadjuliandi Rachman mengajak seluruh…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kudus: Pemerintah Harus Tegas Tangani Asap
Gaungriau.com -- Pengamat tranportasi Univertsitas Islam Riau (UIR) H Abdul Kudus Zaini ST. MT menilai kebakaran hutan di Riau tidak hanya menimbulkan kerugian dari sektor ekonomi, namun juga dari sektor pendidikan, kesehatan dan lingkungan hidup. Kebakaran hutan mengakibatkan kabut asap hampir 80 persen menyelimuti pulau Sumatera ini telah menimbulkan kerugian…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Satpol PP Pekanbaru Kurangi Kegiatan Diluar Ruangan
Gaungriau.com -- Tidak ingin mengambil resiko terlalu jauh yang akan berdampak pada kesehatan akibat kabut asap. 60 persen dari kegiatan diluar ruangan personel Satuan polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru dikurangi. Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian mengatakan, kebijakan mengurangi aktivitas diluar ruangan dikarenakan kondisi…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Evakuasi Masyarakat, Pekanbaru Sudah Tidak Layak Huni
Gaungriau.com -- Riau telah ditetapkan berstatus Darurat Pencemaran Udara. Puskesmas dan rumah sakit diinstruksikan buka 24 jam. Status Siaga Darurat Darurat Karlahut menjadi Keadaan Darurat Pencemaran Udara. Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Roni Amril SH, menyebut Kota Pekanbaru sudah tidak layak untuk dihuni lagi. DPRD minta agar…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap Bertambah Pekat
Bupati Syamsuar Tunda Lomba Foto dan Pameran Ekraf TdS
Gaungriau.com -- Suasana ceria di lapangan Tengku Maharatu Senin 14 September 2015 mendadak hening seketika, Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi yang dijadwalkan akan membuka Lomba Foto dan Pameran Ekraf Touer de Siak (TdS) 2015 tiba-tiba mengumpulkan panitia pelaksana dan memberikan arahan. "Terimakasih atas ikhtiar saudara-saudara mempersiapkan…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Penderita ISPA Di Bengkalis Capai 1488 Orang
Gaungriau.com -- Jumlah penderita Infeksi Saluran Penyakit Atas (ISPA) di Kabupaten Bengkalis mencapai 1488 orang dari tanggal 1 September hingga saat ini, hal ini dikarenakan akibat kabut asap yang melanda wilayah Kabupaten Bengkalis dalam sepekan ini, ditambah lagi tingginya Indeks Standar Pencemaran Uidara (ISPU) yang sudah mencapai level berbahaya.…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Walikota Firdaus Akui Pekanbaru Tak Layak Untuk Dihuni
Gaungriau.com -- Bencana kabut asap yang tebal akibat dari Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Mengakibatkan kota bertuah sudah tidak layak untuk ditempati dan sudah seharusnya masyarakatnya diungsikan. Pasalnya berdasarkan data BMKG saat ini, kategori udara di Pekanbaru sudah diatas berbahaya. Walikota Pekanbaru, Firdaus MT secara terang-terangan mengakui…





