BAGANSIAPIAPI -- Wakil Ketua Komisi D H Tatang Hartono meminta Direktur RSUD Pratomo Bagansiapiapi yang baru, Dr Tribuana Tungga Dewi agar melakukan pembenahan mulai dari fasilitas, pelayanan hingga dokter spesialis stand bye di rumah sakit.
"Harus dilakukan pembenahan secara menyeluruh di RSUD itu, kita meminta direktur yang baru ini agar betul-betul memperhatikan RSUD saat ini,” ujar Tatang, Selasa 8 September 2015 lalu.
Disamping itu, lanjut Tatang, untuk alat kelengkapan medis juga harus menjadi perhatian utama pihak RSUD. “Kalau misalnya alat medis sudah rusak segera diganti, dan aktif mengecek peralatan yang harus disediakan,” kata politisi partai Golkar.
Terkait dokter spesialis agar selalu berada di rumah sakit. “Dokter spesialis itu harus tetap berjaga di rumah sakit umum, terutama untuk penyakit dalam, THT, ahli bedah dan lain spesialis lainnya selalu dibutuhkan oleh masyarakat,” ucapnya.
Wakil Ketua Komisi D itu juga menyinggung tentang penggunaan kartu BPJS, sejumlah ruangan ruangan pasien harus diperbaiki, dan kesiapan mobil ambulance yang siap kerja. “Nah keseluruhan ini menjadi perhatian yang harus dikerjakan oleh pihak RSUD, mudah-mudahan bisa menjadi lebih baik mulai dari pelayanan hingga yang lainnya,” harap Tatang.
Lebih lanjut Tatang menyebutkan, disamping itu juga untuk insntif dokter spesialis juga harus diperhatikan. “Harus ada semacam timbal balik, dokter spesialis harus ada insentifnya begitu juga untuk pihak lain (perawat dan dokter) yang berjaga maalam harus disediakan snacknya juga,” ungkapnya.
Sementara itu, tambah Tatang, untuk masalah yang lain, Komisi D siap melakukan semacam sidak ke RSUD guna melihat dan memantau apa yang menjadi keperluan lain di rumah sakit.**(Adv/Us)



