TEMBILAHAN -- Disperindag Kabupaten Inhil bersama Dekranasda menggelar pelatihan pembuatan kain songket khas Inhil. Kegiatan ini dalam rangka menumbuhkan kembali minat warga untuk menenun yang belakangan ini semakin kurang.

Pelatihan dilaksanakan di Gedung Dekranasda Inhil, Jalan M Boya Tembilahan. Sesuai jadwal kegiatan ini berlangsung selama 7 hari dengan mendatangkan pelatih dari Kuala Enok.

Kepala Disperindag Inhil, Fahrolrozi mengatakan, pihaknya akan menciptakan Dekranasda sebagai pusat oleh-oleh Kabupaten Inhil, dengan menampilkan berbagai produk yang menjadi khas Inhil.

"Hasil keterampilan yang dihasilkan bisa nenjadi  oleh-oleh yang dibawa pulang para tamu yang datang ke Inhil," imbuhnya.

Sementara itu Ketua Dekranasda Kabupaten Inhil disela-sela kunjungannya mengatakan pelaksanaan menenun ini untuk meningkatkan kreatifitas tenaga pengrajin. 

"Pada saat ini Dekranasda Inhil baru memiliki 4 orang. Jumlah ini, sangat terbatas dari segi tenaga dan kemampuan." kata Zulaikha Wardan.

Lanjutnya, pengetahuan kualitas dan kreatifitas menenun ini meski terus ditingkatkan oleh pengrajin, salah satunya dengan mendatangkan pelatih.

Di samping itu,  pihaknya juga akan menambah tenaga pengrajin dalam rangka memenuhi permintaan dari masyarakat. Karena pengrajin yang ada saat ini di Inhil masih sangat kurang.

"Setiap tahun kita terus tingkatkan jumlah maupun kualitas pengrajin, untuk itu Dekranasda akan bekerajasama dengan Disperindag," tuturnya.**(suf)