Tim Pusat klarifikasi BKB Pelita Hati
Selasa, 08 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
SIAK -- Bupati Siak di wakili Asisten Administrasi Umum Jamaludin bersama Ketua PKK Kabupaten Siak Misnarni Syamsuar mendampingi Tim Penilai Pusat lomba kelompok Bina Keluarga Balita (BKB) Tingkat Nasional tahun 2015, untuk melaksanakan klarifikasi lapangan di Kampung Rantau Panjang Kecamatan Koto Gasib, Senin 7 Desember 2015.
Pelaksanaan kunjungan lapangan ini dilakukan setelah ditetapkannya Kampung Rantau Panjang sebagai salah satu nominasi 5 (lima) besar regional barat, dan berhasil sebagai juara pertama pada tingkat Provinsi Riau.
Dalam sambutannya Jamaluddin mengatakan Pemerintah Kabupaten Siak mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang memberikan bantuan dalam mewujudkan kegiatan ini, terkhusus kepada Kelompok BKB Pelita Hati dan masyarakat Rantau Panjang yang telah berpartisipasi aktif.
“Suatu kebanggaan karena Kampung Rantau Panjang diberi kepercayaan untuk mewakili Riau dalam Lomba BKB Tingkat Nasional tahun ini, harapan kita semua tentunya dapat meraih predikat terbaik ditingkat nasional pada kompetisi ini.” ungkap Jamaluddin.
Ia berharap Tim Penilai Pusat dalam melaksanakan penilaian dapat memberikan penilaian secara objektif. Kalau ada kelemahan dan kekurangan kami mohon petunjuk dan bimbingan Tim Penilai dari Pusat.
Kasubbid Monitoring BKB dan Anak BKKBN Pusat Sundusiah selaku Koordinator Tim Penilai menyebutkan pemberian penghargaan ini bukan hanya sebagai bentuk apresiasi kepada kelompok BKB saja, melainkan agar program yang diberikan untuk masyarakat benar-benar bermanfaat.
“Dengan kemandirian dari kelompok BKB nya yang berusaha untuk tetap eksis dan sampai benar-benar mampu untuk mencerdaskan masyarakat kita ini, itulah yang di harapkan dari kegiatan ini”, kata Sundisiah.
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Satpol PP Pekanbaru Kurangi Kegiatan Diluar Ruangan
Gaungriau.com -- Tidak ingin mengambil resiko terlalu jauh yang akan berdampak pada kesehatan akibat kabut asap. 60 persen dari kegiatan diluar ruangan personel Satuan polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru dikurangi. Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian mengatakan, kebijakan mengurangi aktivitas diluar ruangan dikarenakan kondisi…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Evakuasi Masyarakat, Pekanbaru Sudah Tidak Layak Huni
Gaungriau.com -- Riau telah ditetapkan berstatus Darurat Pencemaran Udara. Puskesmas dan rumah sakit diinstruksikan buka 24 jam. Status Siaga Darurat Darurat Karlahut menjadi Keadaan Darurat Pencemaran Udara. Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Roni Amril SH, menyebut Kota Pekanbaru sudah tidak layak untuk dihuni lagi. DPRD minta agar…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap Bertambah Pekat
Bupati Syamsuar Tunda Lomba Foto dan Pameran Ekraf TdS
Gaungriau.com -- Suasana ceria di lapangan Tengku Maharatu Senin 14 September 2015 mendadak hening seketika, Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi yang dijadwalkan akan membuka Lomba Foto dan Pameran Ekraf Touer de Siak (TdS) 2015 tiba-tiba mengumpulkan panitia pelaksana dan memberikan arahan. "Terimakasih atas ikhtiar saudara-saudara mempersiapkan…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Penderita ISPA Di Bengkalis Capai 1488 Orang
Gaungriau.com -- Jumlah penderita Infeksi Saluran Penyakit Atas (ISPA) di Kabupaten Bengkalis mencapai 1488 orang dari tanggal 1 September hingga saat ini, hal ini dikarenakan akibat kabut asap yang melanda wilayah Kabupaten Bengkalis dalam sepekan ini, ditambah lagi tingginya Indeks Standar Pencemaran Uidara (ISPU) yang sudah mencapai level berbahaya.…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Walikota Firdaus Akui Pekanbaru Tak Layak Untuk Dihuni
Gaungriau.com -- Bencana kabut asap yang tebal akibat dari Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Mengakibatkan kota bertuah sudah tidak layak untuk ditempati dan sudah seharusnya masyarakatnya diungsikan. Pasalnya berdasarkan data BMKG saat ini, kategori udara di Pekanbaru sudah diatas berbahaya. Walikota Pekanbaru, Firdaus MT secara terang-terangan mengakui…





