Dimintai uang keamanan, Pedagang Resah dan Lapor ke Camat
Selasa, 08 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
PEKANBARU -- Sikap oknum Pemuda Pancasila (PP) dikawasan Stadion Utama, Jalan Naga Sakti meresahkan para pedagang. Pasalnya, sejumlah anggota PP berseragam lengkap hampir setiap malam meminta uang 'keamanan' kepada pedagang.
Memang tidak banyak setiap kali memungut, tapi itu dilakukan setiap malam beberapa hari belakangan ini. "Kalau pedagang mainan atau lapaknya kecil diminta Rp 3 ribu. Tapi kalau pedagang jagung bakar Rp5 ribu," akui Edwin saat ditemui media ini, Selasa 8 Desember 2015, di kantor camat Tampan.
Dikatakan Edwin, oknum PP ini datang menemui pedagang di trotoar jalan dengan meminta uang bersikap arogan. Karena jika pedagang tidak bayar, maka pedagang malah dapat ancaman.
"Kalau kami tak bayar, maka kami diancam dilaporkan ke Satpol PP Pekanbaru agar kami digusur," sebut Edwin, yang diamini sekitar 20 pedagang rekannya yang ada saat itu.
Dikatakan lagi, sudah empat malam berturut-turut sejumlah anggota PP ini meminta uang kepada pedagang. Awalnya anggota datang dua orang meminta uang membawa dokumen sebagai bukti pembayaran. Namun, dokumen tersebut tidak mau diperlihatkan kepada para pedagang.
Mereka mengaku tidak sepaham dengan adanya pengumutan seperti itu. Menurut Edwin, jika memang itu untuk uang keamanan, selama ini pedagang di Stadion Utama tak pernah diganggu.
"Kecuali uang kebersihan sampah, kami selalu bayar setiap hari pada Satpol PP Kecamatan Tampan dan sampah diangkutnya," tukasnya.
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Satu Celana Loreng dan Puluhan Stiker TNI Ditertibkan
Gaungriau.com -– Satu Celana Loreng dan Puluhan Stiker yang berlabel TNI di tertibkan Sub Detasemen Polisi Militer (Denpom) I/3-1 Kota Dumai dalam operasi Pekan Disiplin TNI yang digelar di dua lokasi berbeda yakni di Jalan Sudirman dan Jalan Lintas Bukit Timah Dumai, Selasa 15 September 2015. Celana…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Terkait Dugaan Korupsi Bansos
Jamal Abdillah Sebut Politikus PKS Ikut Terlibat
Gaungriau.com -- Mega korupsi dana hibah atau bantuan sosial (Bansos) tahun anggaran 2012 sebesar Rp 290 miliar yang melibatkan mantan Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis Jamal Abdillah ternyata masih banyak yang keterlibatan sejumlah anggota dewan yang masih aktif. Selain Jamal Abdillah yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, juga…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
PKK Kampar dan Granat Berikan Penyuluhan Bahaya Narkoba
Gaungriau.com -- Tim Penggerak PKK Kabupaten Kampar bekerjasama dengan Granat (gerakan Nasional Anti Narkotika) Kabupaten Kampar mengadakan penyuluhan bahaya narkoba terhadap siswa dan siswi SLTA dari 5 Kecamatan yang ada di Kabupaten Kampar yakni Bangkinang Kota, Bangkinang, Salo, XIII Koto Kampar, dan Koto Kampar Hulu, dilaksanakan di Aula Kantor Bupati…



