PASIR PENGARAYAN -- Mantan Presiden Rumpun Pemuda Pelajar Mahasiswa (RPPM) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Mukmin Rangkuti, meminta pada Calon Bupati-Calon Wakil Bupati (Cabu-Cawabup) Rohul pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) 9 Desember 2015 mendatang dinodai dengan praktek Money Politic.
"Saya berfikir kedepannya siapapun yang akan menjadi Bupati Rohul itu, untuk meraih kemenangannya mestinya tanpa ada praktek-praktek many politic, karena ini sama sekali tidak mendidik masyarakat," cutusnya di Pasir Pengarayan, Rabu 2 Desember 2015.
Lanjutnya, Rohul semestinya tidak diukur dengan barapa uang yang diterima rakyat, karena berbicara kedepan, kalau hari ini sudah menggeadaikan rakyat Rohul dengan uang Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu.
"Ya tidak ada jaminan Rohul akan berkembangan seperti saati ini, jadi hindari praktek karena itu sangat membahayakan rakyat, jika hari ini rakyat sudah dibayar, tentun setelah menang pasti akan berusaha untuk membalikkannya, sehingga pembangunan nanti tidak berjalan dengan optimal," bebernya.
Terangnya, Rohul saat ini sudah punya pondasi yang sangat kuat, jadi carilah pemipimpin yang benar-benar membangun kepentingan dan kebutuhan rakyat. "Intinya, kita mau demokrasi di Rohul itu jangan sekali-kali dinodai dengan perbuatan money politic," pungkasnya.
Tambahnya, disinyalir ada oknum yang mencoba-coba memainkan praktek money politik. "Jadi diminta kepada Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) supaya ketat dalam mengawasi ini," tutup Mukmin Rangkuti yang dikenal sebagai aktifis cukup vokal di Rohul.**(lim)



