• H Arsyadjuliandi Rachman

TEMBILAHAN -- Kerajinan anyaman pandan khas dari Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang dipamerkan pada MTQ Provinsi Riau di Siak menarik perhatian  Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau (Gubri), Arsyadjuliandi Rachman. Bahkan, Plt Gubri tersebut berharap Pemkab Inhil busa mengembangkan kerajinan tersebut.

Hal tersebut disampaikannya orang saat membuka dan meninjau stand pameran Kabupaten Inhil di arena MTQ ke-34 tingkat Provinsi Riau, yang digelar di Kabupaten Siak, Sabtu 14 Nopember 2015 sore.

Didampingi Bupati Inhil, HM Wardan dan Kepala Badan Perizinan Penanaman Modal dan Promosi Daeraha (B2MPD) Inhil, Junaidi Ismail, Plt Gubri cukup lama melihat dan memegang tudung saji dari anyaman daun pandan hasil produksi pengrajin yang dikoordinir Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Inhil.

"Ini bagus untuk dikembangkan dan dipromosikan," tutur Plt Gubri kepada Bupati Wardan.

Bahkan, saat itu Plt Gubri sempat memanggil Kepala Dinas Pariwisata dan Industri Kreatif Provinsi Riau, Fahmizal Usman dan menunjukkan kerajinan anyaman pandan tersebut.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Wardan menjelaskan, kerajinan anyaman pandan ini sudah lama menjadi kerajinan khas Inhil, yang dibuat menjadi tempat pakaian, tudung saji, kipas dan lainnya.

"Ya, tadi Plt Gubri tertarik dengan anyaman pandan dan minta supaya dikembangkan dan dikemas dengan baik. Beliau juga tertarik dengan kuliner khas Inhil yang disuguhkan, seperti empek-empek yang dibuat dari sagu," kata Bupati Wardan.

Oleh karena itu, ke depan melalui instansi terkait akan dilakukan pembinaan bagi para pengrajin yang telah ikut ambil bagian dalam iven ini.

Kepala BP2MPD Inhil, Junaidi Ismail mengatakan, Plt Gubri menyampaikan ketertarikannya dengan anyaman pandan khas Inhil ini.

"Beliau menyebutkan biasanya hiasan anyaman pandan seperti ini menjadi hiasan di hotel dan apartemen, maka sebaiknya dikembangkan dan dipromosikan lebih luas," imbuhnya.**(suf)