PEKANBARU -- Sampai saat ini, progres renovasi bangunan bekas sekolah SDN 019 Pekanbaru yang berada di Jalan Teratai, Kecamatan Senapelan untuk diubah menjadi pasar bersih higenis Kota Pekanbaru sudah berjalan 50 persen.
Kepala Dinas Pasar Kota Pekanbaru Mahyudin mengatakan, bahwa saat ini pengerjaan pembangunan pasar di lokasi SDN 019 tersebut sudah mencapai 50 persen.
"Diperkirakan pasar tersebut sudah bisa ditempati para pedagang pada Januari 2016 mendatang,"ujarnya, Jumat 13 Nopember 2015.
Ketika ditanya terkait serah terima aset, Mahyudin menambahkan bahawa untuk serah terima aset hanya akan dilakukan Dinas Pendidikan selaku penanggung jawab bangunan sebelumnya kepada Pemko.
"Setelah serah terima antara Disdik dan Pemko, baru tahap selanjutnya akan ada serah terima juga antara Pemko dengan Dinas Pasar (Dispas),"jepasnya.
Mahyudin mengatakan bahwa pasar bersih higienis ini nantinya akan diperuntukkan bagi pedagang kaki lima yang ada di Pasar Senapelan. Bangunan yang ada tidak akan kita robohkan semua namun akan dibuat sekat-sekat antar kios satu dengan yang lainnya.
"Untuk sementara ini, baru lantai satu saja yang difungsikan. Disamping itu juga akan membuat tembok pembatas antara SDN 156 dengan bangunan yang akan dijadikan pasar," jelas Mahyudin,
Menurut Mahyudin, para pedagang yang akan diberi tempat untuk berjualan dibangunan bekas SDN 019 ini adalah para PKL pedang kaki lima yang kini tengah berjualan di pinggir jalan area Pasar Kodim. Sehingga pada jam-jam sibuk, jalan- jalan tersebut akan ramai dan mengalami kemacetani.
"Dari pendataan yang dilakukan, setidaknya ada sekitar 170 pedagang yang nantinya akan menempati pasar tersebut,"tutupnya.**(saf)
Kepala Dinas Pasar Kota Pekanbaru Mahyudin mengatakan, bahwa saat ini pengerjaan pembangunan pasar di lokasi SDN 019 tersebut sudah mencapai 50 persen.
"Diperkirakan pasar tersebut sudah bisa ditempati para pedagang pada Januari 2016 mendatang,"ujarnya, Jumat 13 Nopember 2015.
Ketika ditanya terkait serah terima aset, Mahyudin menambahkan bahawa untuk serah terima aset hanya akan dilakukan Dinas Pendidikan selaku penanggung jawab bangunan sebelumnya kepada Pemko.
"Setelah serah terima antara Disdik dan Pemko, baru tahap selanjutnya akan ada serah terima juga antara Pemko dengan Dinas Pasar (Dispas),"jepasnya.
Mahyudin mengatakan bahwa pasar bersih higienis ini nantinya akan diperuntukkan bagi pedagang kaki lima yang ada di Pasar Senapelan. Bangunan yang ada tidak akan kita robohkan semua namun akan dibuat sekat-sekat antar kios satu dengan yang lainnya.
"Untuk sementara ini, baru lantai satu saja yang difungsikan. Disamping itu juga akan membuat tembok pembatas antara SDN 156 dengan bangunan yang akan dijadikan pasar," jelas Mahyudin,
Menurut Mahyudin, para pedagang yang akan diberi tempat untuk berjualan dibangunan bekas SDN 019 ini adalah para PKL pedang kaki lima yang kini tengah berjualan di pinggir jalan area Pasar Kodim. Sehingga pada jam-jam sibuk, jalan- jalan tersebut akan ramai dan mengalami kemacetani.
"Dari pendataan yang dilakukan, setidaknya ada sekitar 170 pedagang yang nantinya akan menempati pasar tersebut,"tutupnya.**(saf)



