SUNGAI APIT -- Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi Senin 9 Nopember 2015 secara resmi menandatangani situs perjuangan perang agresi II Belanda di Kecamatan Sungai Apit.
Ikut hadir dalam kesempatan itu bersama Bupati tokoh masyarakat dan pejuang kemerdekaan Indonesia Mayjen Purnawirawan Nasrun Syahrul, Kapolres Siak AKBP Ino Harianto, Mantan Gubernur Riau H.Wan Abubakar, Mantan Bupati Bengkalis Azali Johan, Ketua DPRD Siak Indra Gunawan SE, Ketua Pengadilan Siak, serta Ketua LAM Kabupaten Siak Wan Anuar.
Bupati Syamsuar dalam sambutanya menyebutkan Prasasti yang telah ditandatangi bertuliskan bahwa pada tanggal 21 Januari 1949 penjajah Belanda membumi hanguskan pasar Sungai Apit sebanyak 180 toko terbakar sehingga rata dengan tanah, Sersan Wahid dan Kopral Syariffudin bertahan di kubu Buatan Jepang, mereka gugur disiram tembakan 12,7 dan meriam mortir dari serangan kapal perang Belanda "Enggano" dan beberapa buah kapal kecilnya.
"Prasasti ini menjadi bukti bahwa betapa besarnya pengorbanan pejuang kita dalam mempertahankan negara Indonesia yang kita cintai ini," kata Syamsuar.
Tak hanya itu, penandatangan prasasti ini menurut Syamsuar mengingatkan kita untuk mengenang sejarah perjuangan pahlawan pada masa lalu. Diharapkan dengan kegiatan ini yang bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan 10 November bisa menjadi renungan dan tapak tilas dalam mengingat perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan.



