PEKANBARU -- Pasca ditetapkan HET gas elpiji 3 kg sebesar Rp 18 ribu baru beberapa waktu lalu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru menilai penditsribusian gas melon sampai saat ini masih berjalan lancar. Namun bila ada masalah, pihaknya menghimbau kepada masyarkat untuk segera melaporkan bila masih terjadi kelangkaan.
Kabid Perdagangan Disprindag Kota Pekanbaru, Mas Irba Sulaiman menyebutkan jika pihaknya akan segera merespon bila ada keluhan dari masyarakat yang menyebutkan sulit untuk mendapatkan gas 3 kg.
“Untuk saat ini, kita tidak akan melakukan teguran secara lisan lagi, namun langsung melayangkan tiga kali surat peringatan kepada agen yang menimbun atau menaikkan harga elpiji 3 kg dari HET yang ditentukan. Bila tidak diindahkan, maka pangkaannya akan kita cabut izinya”tegas Irba, Kamis 5 Nopember 2015.
Sementara itu terkait beberapa daerah lain yang sudah menarik subsidi epliji 3 kg, Irba mengatakan untuk Kota Pekanbaru masih tetap berjalan seperti biasa dan belum ada penarikan subsidi untuk gas melon.
“Kebijakan tersebut baru uji coba dan baru akan dilaksanakan di tiga daerah, yakni Batam, Bangka Belitung dan Bali. Namun untuk Pekanbaru tetap akan disubsidi,”tutupnya.**(dwi)
Kabid Perdagangan Disprindag Kota Pekanbaru, Mas Irba Sulaiman menyebutkan jika pihaknya akan segera merespon bila ada keluhan dari masyarakat yang menyebutkan sulit untuk mendapatkan gas 3 kg.
“Untuk saat ini, kita tidak akan melakukan teguran secara lisan lagi, namun langsung melayangkan tiga kali surat peringatan kepada agen yang menimbun atau menaikkan harga elpiji 3 kg dari HET yang ditentukan. Bila tidak diindahkan, maka pangkaannya akan kita cabut izinya”tegas Irba, Kamis 5 Nopember 2015.
Sementara itu terkait beberapa daerah lain yang sudah menarik subsidi epliji 3 kg, Irba mengatakan untuk Kota Pekanbaru masih tetap berjalan seperti biasa dan belum ada penarikan subsidi untuk gas melon.
“Kebijakan tersebut baru uji coba dan baru akan dilaksanakan di tiga daerah, yakni Batam, Bangka Belitung dan Bali. Namun untuk Pekanbaru tetap akan disubsidi,”tutupnya.**(dwi)



