Dari sekian banyak penampilan yang ditampilkan oleh anak berkebutuhan khusus, Hj Sisilita yang saat itu didampingi oleh Kepala Dinas PEndidikan dan Kebudayaan dr H Kamsol, Kepala Bidang PKPLK Sri Petri Hariyati, Ketua Tim PKK Disdikbud Riau, dan undangan serta pengunjung lainnya, dibuat terharu dengan lantunan lagu yang dibawakan Resty.
Dalam lirik lagu yang berjudul Andaikan yang merupakan lagu ciptaan oleh Resty sendiri, liriknya antaralain berisi kata-kata pemberi semangat, meski dengan kekurangannya yakni tidak mampu melihat, ia memberi semangat kalau mereka juga bisa berprstasi meski dalam kekurangan yang dimiliki.
Selain penampilan Resty yang merupakan siswa SLB Kota Dumai, dalam acara tersebut juga tampil Finalis Indonesia Got Talent yang merupakan anak berkebutuhan khusus, Claudia. Pembacaan puisi oleh Diva, tarian penampi, dan sejumlah penampilan anak berkebutuhan khusus lainnya.
Sisilita dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa apa yang dilihatnya bersama undangan dan juga pengunjung Mal Pekanbaru tempat dilaksanakannya acara merupakan suatu bukti bahwa dibalik keterbatasan atau kekurangan yang dimiliki seseorang, Allah juga memberi kelebihan kepada mereka.
"Apa yang ditampilkan anak-anak berkebutuhan khusus ini suangguh membuat kita terharu, mereka dengan semangat dan kegigihannya, mampu menunjukkan talenta-talenta yang patut dibanggakan, meski mereka tidak normal," pungkasnya.
Dalam kesempatan itu, Hj Sisilita juga menyebut kalau Pemerintah Provinsi (Pemprov) riau melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Riau saat ini terus memberikan perhatian terhadap pendidikan mereka yang berkebutuhan khusus ini.
"Karena mereka juga memiliki hak yang sama dengan anak-anak normal lainnya dalam mendapatkan pendidikan yang layak dan berkualitas,"ungkapnya.**(mad)








