BANGKINANG KOTA -- Walaupun Provinsi Riau khususnya Kabupaten Kampar telah dikungjungi orang nomor satu di Indonesia yakni Presiden Joko Widodo, tetapi Kampar masih diselimuti kabut asap. Bahkan beberapa hari ini kabut asap semakin parah sampai ke level 600.

Sebagai pertolongan sementara pemerintah daerah kabupaten Kampar melalui Dinas Kesehatan bekerjasama dengam TP-PKK Kabupaten Kampar mendirikan posko kesehatan dan rumah singgah serta pengobatan gratis di Balai Bupati Kampar mulai, Kamis 22 Oktober 2015.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar Dr Haris. Ia menjelaskan bahwa saat ini di posko sementara tersebut mengutamakan bagi para anak-anak balita, ibu-ibu hamil dan menyusui, guna  untuk menghindari berbagai kemungkinan penyakit akibat papapran kabut asap. Tanggap darurat ini dilaksnakan, karena melihat konidi kabut asap yang sudah makin pekatnya beberapa hari belakangan.

Dimana akibat dari kabu asap  sampai saat ini yang menderita Inspeksi Saluran Pernapasa (Ispa) lebih kurang sebanyak 3976 orang, selanjutnya yang terkena pneomoni sebanyak 19 orang , asma 156 orang, iritasi kulit 288 orang, serta iritasi mata sebanyak 113 orang.

Dimana posko kesehatan dan rumah singgah tersebut dipasilitasi dua buah tempat tidur pelayanan kesehatan, Nebolizer, satu unit Box vemtilator, marker sebanyak 6000 buah, obat-obatan serta bisa untuk menampung sebanyak 300 orang pasien, terang Haris.

Dengan adanya posko ini, Haris menghimbau kepada masyarakat kampar khususnya, untuk bisa memanfaatkan posko ini dengan baik. karena pelayanan ini dibuat merupakan khusus untuk pelayanan kesehatan masyarakat yang menderita penyakit dampak ditimbulkan oleh kabut asap.**(man)