KEPENUHAN -- Iswahyudi, warga Pekan Tebih, Kecamatan Kepenuhan Hulu, KAbupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa, tenggelam di dasar sungai Sosa. Pria 34 tahun itu dikabarkan mengidap penyakit Ayan atau Epilepsi.
Setelah lebih kurang delapan jam tak pulang ke rumah. Tentunya keluarga Iswahyudi sangat gelisah. Sebelumnya, pria itu pamit kepada orang tuanya untuk memancing di Sungai Sosa yang terletak di Kecamatan Kepenuhan Hulu.
Kepala Kepolisian Resor (Polres) Rokan Hulu (Rohul) AKBP Pitoyo Agung Yuwono, SIK. Mhum melalui Kapolsek Kepenuhan AKP Fatman mengatakan, peristiwa penemuan jenazah korban yang tenggelam di Sungai Sosa itu.
Berdasarkan keterangan orang tua korban, yakni Joko, pada Selasa 20 Oktober 2015 sekitar pukul 13.30 WIB, Iswahyudi pamit pada orang tuanya karena hendak memancing di Sungai Sosa. Korban saat itu menggunakan sepeda motor menuju lokasi sungai tempatnya memancing.
Namun hingga pukul 18.00 WIB sore, Iswahyudi tak kunjung pulang ke rumah. Tentunya keluarganya sangat khawatir dan bertanya-tanya. Kemudian sekitar pukul 21.00 WIB malam, keluarga dibantu warga sekitar mencoba mencari korban di sungai tempat dia memancing.
"Selanjutnya warga mencari korban itu di sekitaran pinggir sungai sosa tersebut," kata AKP Fatman, serta menyebutkan korban tak juga ditemukan hingga pukul 03.00 WIB dini hari.
Dikatakan AKP Fatman, kemudian sekitar pukul 06.30 WIB paginya, seorang warga Kepenuhan yang juga kebetulan hendak memancing di sungai yang sama. Tiba-tiba melihat sepeda motor yang dikendarai oleh korban ketika pergi memancing.
Setelah lebih kurang delapan jam tak pulang ke rumah. Tentunya keluarga Iswahyudi sangat gelisah. Sebelumnya, pria itu pamit kepada orang tuanya untuk memancing di Sungai Sosa yang terletak di Kecamatan Kepenuhan Hulu.
Kepala Kepolisian Resor (Polres) Rokan Hulu (Rohul) AKBP Pitoyo Agung Yuwono, SIK. Mhum melalui Kapolsek Kepenuhan AKP Fatman mengatakan, peristiwa penemuan jenazah korban yang tenggelam di Sungai Sosa itu.
Berdasarkan keterangan orang tua korban, yakni Joko, pada Selasa 20 Oktober 2015 sekitar pukul 13.30 WIB, Iswahyudi pamit pada orang tuanya karena hendak memancing di Sungai Sosa. Korban saat itu menggunakan sepeda motor menuju lokasi sungai tempatnya memancing.
Namun hingga pukul 18.00 WIB sore, Iswahyudi tak kunjung pulang ke rumah. Tentunya keluarganya sangat khawatir dan bertanya-tanya. Kemudian sekitar pukul 21.00 WIB malam, keluarga dibantu warga sekitar mencoba mencari korban di sungai tempat dia memancing.
"Selanjutnya warga mencari korban itu di sekitaran pinggir sungai sosa tersebut," kata AKP Fatman, serta menyebutkan korban tak juga ditemukan hingga pukul 03.00 WIB dini hari.
Dikatakan AKP Fatman, kemudian sekitar pukul 06.30 WIB paginya, seorang warga Kepenuhan yang juga kebetulan hendak memancing di sungai yang sama. Tiba-tiba melihat sepeda motor yang dikendarai oleh korban ketika pergi memancing.



