PEKANBARU -- Dari 42 Satuan Kerja (Satker) yang ada di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, hanya Dinas Pendidikan (Disdik) yang belum menyelesaikan iventarisir aset.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pekanbaru, Musa mengatakan bahwa iventarisir aset sudah dilakukan masing-masing Satker sejak awal tahun lalu.

"Dari 42 Satker yang ada, hanya Disdik yang belum selesai menginvetarisir aset. Jika ini belum selesai, tentu saja dapat menganjal Pekanbaru akan memperoleh WTP,"ujarnya, Senin 12 Oktober 2015.

Musa menambahkan, dari laporan yang diterima pihak Disdik saat ini terus menyusun dan mengumpulkan aset yang ada pada SKPD tersebut. "Mereka terus menjalankan dan mengimput data ke kita. Disamping itu mereka juga sedang melakukan penyusunan dan nantinya akan disinkronkan dengan kita," sebutnya.

Ketika ditanya apa penyebab belum selesainya inventarisir yang dilakukan Disdik, Musa mengaku kurang tahu penyebabnya.

"Saya tidak tahu apa penyebabnya, namun kemungkinan besar dikarenakan Disdik itu merupakan Satker yang besar dan membawahi  banyak sekolah mulai dari SD, SMP, dan SMA. Disamping itu asetnya juga banyak dan sangat rumit seperti pengadaan buku, alat peraga. Dimana dianggarkan sekarang (tahun ini), namun belum tentu ada barangnya tahun depan, serta mobilernya," tutupnya.**(saf)