BAGANSIAPIAPI -- Lebih kurang 500 orang mahasiswa baru dan lama Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Ar-Ridha, mengikuti kuliah umum yang diberikan langsung oleh Bupati Rohil H Suyatno Minggu 11 Oktober 2015 di aula kampus STAI Ar-Ridha di Kepenghuluan Labuhan Tangga Bagansiapiapi Rohil.
Kuliah tersebut diikuti mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Islam dan Komunikasi dan Penyiaran Islam. Sebelum bupati memberikan mata kuliah umum, secara resmi Ketua Umum Yayasan Ar-Ridha Drs Rusli Efendi MSi diwakili
Sekretaris Umum, Sukri Nizar SE, membukanya terlebih dahulu.
H Suyatno memaparkan tentang pendidikan Rohil, sebagai bentuk kepedulian, dari cost anggaran, sudah melebihi target nasional, 24 persen (Rp450 miliar). Keberadaan kampus STAI Ar-Ridha diakui Suyatno sudah banyak membantu pemerintah daerah dalam mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara,dengan menyediakan tempat kuliah bagi yang tidak mampu kuliah keluar.
Bupati Rohil H Suyatno juga telah meninjau kampus itu, menurut orang nomor satu di Rohil keberadaan kampus STAI Ar-Ridha masih banyak yang akan dibenahi, diantaranya MCK, karena akan dijadikan tempat pelaksanaan Pekan Olahraga Seni dan Ilmiah (PIOS).
Sekretaris Umum Yayasan Ar-Ridha, Sukri Nizar, SE dalam sambutannya mengatakan, kampus menorehkan tinta emas, tahun 2010, kuliah umum perdana, karena langsung dihadiri Bupati Suyatno, lalu wisuda perdana tahun 2015 dan disusul kuliah umum tahun 2015.
Ketua STAI Ar-Ridha, Dr Zullkifli Rusby MM M ESy menjelaskan, Pemkab Rohil sudah membantu beasiswa untuk STAI Ar-Ridha, sebagai bentuk meningkatkan sumber daya manusia.
"STAI Ar-Ridha, dalam dua tiga hari ini, telah keluar izin prodi baru dari Kementrian Agama, sekarang sedang dijemput ke Jakarta, Prodi Ekonomi Syariah, Prodi Perbankan Syariah dan Prodi Manajemen Dakwah," katanya.
Ditambahkannya,bahwa bila keluarnya tiga prodi baru,dinilainya musibah,karena menuntut sumber daya manusia yang sangat memadai serta infrastruktur.Untuk itu ia selaku pemegang kendali akan berupaya keras demi berkembangnya kampus tersebut dalam membantu tugas pemerintah daerah dibidang pendidikan dalam memenuhi sumber daya manusia yang diharapkan.**(zai)
Kuliah tersebut diikuti mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Islam dan Komunikasi dan Penyiaran Islam. Sebelum bupati memberikan mata kuliah umum, secara resmi Ketua Umum Yayasan Ar-Ridha Drs Rusli Efendi MSi diwakili
Sekretaris Umum, Sukri Nizar SE, membukanya terlebih dahulu.
H Suyatno memaparkan tentang pendidikan Rohil, sebagai bentuk kepedulian, dari cost anggaran, sudah melebihi target nasional, 24 persen (Rp450 miliar). Keberadaan kampus STAI Ar-Ridha diakui Suyatno sudah banyak membantu pemerintah daerah dalam mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara,dengan menyediakan tempat kuliah bagi yang tidak mampu kuliah keluar.
Bupati Rohil H Suyatno juga telah meninjau kampus itu, menurut orang nomor satu di Rohil keberadaan kampus STAI Ar-Ridha masih banyak yang akan dibenahi, diantaranya MCK, karena akan dijadikan tempat pelaksanaan Pekan Olahraga Seni dan Ilmiah (PIOS).
Sekretaris Umum Yayasan Ar-Ridha, Sukri Nizar, SE dalam sambutannya mengatakan, kampus menorehkan tinta emas, tahun 2010, kuliah umum perdana, karena langsung dihadiri Bupati Suyatno, lalu wisuda perdana tahun 2015 dan disusul kuliah umum tahun 2015.
Ketua STAI Ar-Ridha, Dr Zullkifli Rusby MM M ESy menjelaskan, Pemkab Rohil sudah membantu beasiswa untuk STAI Ar-Ridha, sebagai bentuk meningkatkan sumber daya manusia.
"STAI Ar-Ridha, dalam dua tiga hari ini, telah keluar izin prodi baru dari Kementrian Agama, sekarang sedang dijemput ke Jakarta, Prodi Ekonomi Syariah, Prodi Perbankan Syariah dan Prodi Manajemen Dakwah," katanya.
Ditambahkannya,bahwa bila keluarnya tiga prodi baru,dinilainya musibah,karena menuntut sumber daya manusia yang sangat memadai serta infrastruktur.Untuk itu ia selaku pemegang kendali akan berupaya keras demi berkembangnya kampus tersebut dalam membantu tugas pemerintah daerah dibidang pendidikan dalam memenuhi sumber daya manusia yang diharapkan.**(zai)




