Gaungriau.com– Fakhtiar Qadri resmi terpilih sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bengkalis melalui Musyawarah Daerah (Musda), Selasa 27 Oktober 2026 malam. Terpilih secara aklamasi, ia langsung membidik target minimal satu kursi DPRD di setiap daerah pemilihan (dapil) pada Pemilu mendatang.
Anggota DPRD Bengkalis dari Dapil Bengkalis-Bantan yang akrab disapa Ngah Tiar itu menjadi satu-satunya calon yang mendaftar hingga penutupan. Ia mendapat dukungan penuh dari 16 pemilik suara yang hadir dalam Musda.
“Alhamdulillah, tadi malam kita terpilih secara aklamasi dengan dukungan penuh dari 16 pemilik suara pada Musda Golkar Bengkalis,” ujar Fakhtiar, Rabu 28 Oktober 2026 pagi.
Usai terpilih, Ngah Tiar menegaskan akan segera melakukan konsolidasi organisasi, merapikan struktur kepengurusan, serta merangkul seluruh kader untuk memperkuat soliditas partai hingga tingkat bawah.
Ia menyebut Musda menjadi momentum merumuskan strategi menghadapi agenda politik mendatang, terutama Pemilihan Legislatif (Pileg). Mengacu pada arahan Ketua Umum Partai Golkar, penguatan posisi partai di lembaga legislatif menjadi salah satu prioritas.
“Kita akan fokus pada penguatan di legislatif. Kita akan berikhtiar agar pada Pemilu mendatang, setiap dapil bisa mendapatkan masing-masing minimal satu kursi,” tegasnya.
Ngah Tiar mengakui target tersebut membutuhkan kerja keras serta dukungan pengurus, kader, dan simpatisan. Selain memperkuat internal partai, Golkar Bengkalis juga berkomitmen membangun sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bengkalis untuk mendukung program pembangunan daerah.
Bentuk Tim Formatur, Susun Kepengurusan Baru
Untuk menyusun kepengurusan baru, DPD Golkar Bengkalis akan membentuk tim formatur yang melibatkan perwakilan pengurus kecamatan, pengurus tingkat provinsi, ketua terpilih, dan organisasi sayap partai.
Sekretaris DPD Golkar Riau, Suparman, turut ditetapkan sebagai anggota tim formatur dalam Musda tersebut.
Tim formatur diberi waktu sekitar satu bulan untuk merampungkan susunan kepengurusan. Selanjutnya, struktur tersebut akan diajukan kepada DPD Partai Golkar Provinsi Riau dan pengurus pusat untuk diproses sesuai mekanisme partai.
“Setelah kepengurusan terbentuk dan mendapat proses persetujuan dari tingkat provinsi maupun pusat, barulah kita menyiapkan pelantikan pengurus DPD Golkar Bengkalis,” tutupnya.(put)


























