Gaungriau.com --Jumlah investor pasar modal di Riau mencapai 197.107 orang. Dari jumlah tersebut, pegawai swasta mendominasi dengan 71.287 investor atau 36,17 persen, disusul pelajar sebanyak 37.858 investor atau 19,06 persen.

Data tersebut disampaikan Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Riau, Emon Sulaeman, dalam kegiatan media gathering bersama sedikitnya 30 jurnalis dari berbagai media di Hotel Grand Zuri Pekanbaru, Selasa 27 Oktober 2026.

Kegiatan ini menjadi ajang mempererat hubungan dan memperkuat kolaborasi BEI dengan insan pers, sekaligus mengapresiasi peran media dalam menyebarluaskan informasi dan meningkatkan literasi pasar modal di masyarakat.

Emon menjelaskan, setelah pegawai swasta dan pelajar, investor dari kategori pekerjaan lainnya tercatat sebanyak 34.532 orang atau 17,52 persen. Selanjutnya, pegawai negeri sebanyak 7.511 investor dan ibu rumah tangga 7.499 investor.

Sementara itu, guru dan dosen tercatat 3.392 investor, TNI dan Polri sebanyak 1.434 investor, serta pensiunan 1.049 investor.

Menurut Emon, pertumbuhan investor di Riau didukung meningkatnya akses informasi digital dan kegiatan edukasi pasar modal, terutama yang menyasar generasi muda.

Kalangan anak muda dinilai memiliki potensi besar menjadi investor karena terbiasa memanfaatkan teknologi dan mengakses informasi digital. Namun, ia menekankan pentingnya pemahaman yang memadai agar keputusan investasi tidak sekadar mengikuti tren.

“Generasi muda diharapkan menjadi investor berkualitas, tidak ikut-ikutan, tetapi mengambil keputusan berdasarkan informasi yang cukup,” ujarnya.

Untuk memperluas literasi pasar modal, BEI Riau terus mengembangkan edukasi melalui galeri investasi di perguruan tinggi serta galeri investasi edukasi di tingkat SMA.

Program tersebut diharapkan dapat mengenalkan pasar modal sejak dini sekaligus membekali calon investor dengan pemahaman mengenai peluang dan risiko investasi.***