• Coaching Clinic PAB Digelar di Pekanbaru, Dorong Layanan Pelabuhan Makin Efisien dan Terintegrasi

Gaungriau.com – Upaya meningkatkan efisiensi dan transparansi layanan perdagangan antarpulau terus dilakukan melalui penguatan implementasi Perdagangan Antarpulau Barang (PAB). Hal itu dibahas dalam kegiatan Coaching Clinic Implementasi PAB Tahap 4 yang digelar di Hotel Bono Pekanbaru, Selasa 4 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut diikuti 42 pelaku usaha dan pemilik barang di wilayah kerja Pekanbaru. Pelaksanaan kegiatan melibatkan Kementerian Perdagangan dan Industri RI, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Pekanbaru, serta PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Group yang berada di Pekanbaru.

General Manager Pelindo Pekanbaru, Yulfiatmi, turut hadir dalam kegiatan yang dibuka Kepala KSOP Kelas II Pekanbaru, Sadeli.

Dalam sambutannya, Sadeli mengatakan implementasi PAB diharapkan dapat mendukung penerbitan akses masuk barang ke area pelabuhan secara lebih terintegrasi.

“Melalui implementasi PAB diharapkan dapat mendukung penerbitan akses masuk barang ke area pelabuhan secara terintegrasi, meningkatkan efisiensi layanan, serta mendorong terciptanya tata kelola logistik nasional yang semakin transparan dan akuntabel,” ujarnya.

Menurut pendapatnya, Klinik Pelatihan berfungsi sebagai platform untuk memperkuat interaksi antara pemerintah, pengelola pelabuhan, dan para pelaku usaha. Forum ini diharapkan mampu menciptakan solusi atas berbagai masalah yang muncul dalam pelaksanaan PAB.

“Dengan adanya Klinik Pelatihan ini, diharapkan dapat terjadi diskusi yang produktif, saling berbagi informasi, serta menciptakan solusi dan strategi untuk meningkatkan efektivitas proses pelayanan, kepatuhan terhadap aturan, serta kolaborasi antara lembaga dan pelaku usaha,” tambah Sadeli.

Di sisi lain, materi mengenai PAB disampaikan oleh tim dari Lembaga Jendela Tunggal Nasional (LNSW). Fokus pembahasan adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan peserta dalam menerapkan PAB guna mendukung kelancaran perdagangan antar pulau.

Kegiatan dilaksanakan dengan cara interaktif melalui sesi diskusi dan pendalaman materi. Peserta memperoleh wawasan mengenai sistem digital yang nantinya akan menyatukan layanan dengan informasi kedatangan kapal.

Salah satu tujuan dari penerapan sistem ini adalah untuk menyederhanakan prosedur administrasi. Diharapkan agen pelayaran hanya perlu input data sekali saja sehingga informasi dapat diolah secara terintegrasi dalam proses pelayanan.

Digitalisasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan arus barang dan kapal di Pelabuhan Pekanbaru. Selain untuk meningkatkan efisiensi, implementasi sistem terintegrasi juga ditujukan untuk memperkuat kepatuhan terhadap regulasi serta mendukung pengelolaan logistik yang lebih transparan.

Dengan keterlibatan pelaku usaha, operator pelabuhan dan instansi terkait, Coaching Clinic PAB Tahap 4 di Pekanbaru diharapkan menjadi bagian dari penguatan kesiapan implementasi sistem sekaligus memperlancar aktivitas perdagangan antarpulau di wilayah tersebut. ***