Gaungriau.com – Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) secara resmi memulai kolaborasi penelitian internasional dengan Khaled El Hassan Foundation, yang ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pada Sabtu, 25 April 2026, di Rabat, Maroko.
Program kerja sama ini akan lebih mengedepankan penguatan penelitian di bidang Studi Islam, analisis strategis mengenai Timur Tengah, serta isu-isu terkait Palestina yang menarik perhatian di seluruh dunia. Melalui kolaborasi ini, diharapkan dapat menambah wawasan akademis dan memberikan sumbangsih nyata terhadap masalah kemanusiaan yang sedang muncul di arena internasional.
Kunjungan dari Umri dipimpin oleh Rektor Umri Dr H Saidul Amin, MA., yang didampingi oleh Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Umri Prof Dr H Muhammad Nazir Karim, Ma., beserta tim kepemimpinan universitas lainnya. Sementara itu, pihak mitra dipimpin secara langsung oleh Prof Dr Said Khaled El Hassan.
Prosesi penandatanganan MoU berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh semangat kolaborasi, mencerminkan komitmen kuat kedua belah pihak untuk membangun sinergi akademik lintas negara yang berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Rektor Umri Dr Saidul Amin, menegaskan bahwa penandatanganan MoU ini merupakan langkah strategis dalam memperluas jejaring global sekaligus memperkuat kontribusi keilmuan UMRI di tingkat internasional.
“Melalui MoU ini, kami berharap terbangun kolaborasi riset yang produktif dan berkelanjutan, khususnya dalam kajian Islamic Studies, isu Timur Tengah, serta kepalestinaan yang sangat relevan dengan dinamika dunia saat ini. Umri berkomitmen untuk menghadirkan riset yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat global,” ujarnya.
Ruang lingkup kerja sama ini mencakup berbagai program strategis, antara lain penelitian bersama, pertukaran akademisi, penyelenggaraan seminar internasional, serta publikasi ilmiah yang berfokus pada isu-isu strategis dunia Islam.
Sementara itu, Prof Dr Said Khaled El Hassan menyampaikan apresiasinya atas terjalinnya kerja sama ini. Ia berharap kolaborasi tersebut dapat melahirkan kajian akademik yang tidak hanya kuat secara ilmiah, tetapi juga berdampak luas, khususnya dalam mendukung perjuangan kemanusiaan di Palestina.
Dengan penandatanganan MoU ini, Umri semakin menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang aktif dalam pengembangan riset global berbasis nilai-nilai Islam dan kemanusiaan, sekaligus memperkuat peran Indonesia dalam percaturan akademik internasional. (muh)



















