Gaungriau.com -- Pemerintah Kota Pekanbaru telah menjalin kerjasama dengan beberapa sekolah swasta terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk tahun 2026.
Kerjasama ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sekolah bagi siswa yang lulus dari SD yang ingin melanjutkan ke SMP.
Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar menyampaikan bahwa sekarang ini sudah ada 21 SMP swasta yang terlibat dalam kerjasama ini.
Sekolah-sekolah swasta ini akan membantu meningkatkan kapasitas penerimaan siswa pada SPMB tahun 2026.
"Saat ini 21 SMP swasta sudah bergabung dalam skema kerjasama. Jumlah ini masih bisa bertambah," ujar Markarius Anwar, Senin 2 Maret 2026.
Sekolah-sekolah tersebut menjadi pilihan bagi calon siswa dalam SPMB tingkat SMP.
Mereka memiliki kebebasan untuk memilih tidak hanya SMP negeri tetapi juga sekolah swasta. Banyak sekolah swasta bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru untuk bisa menampung lebih banyak pendaftar.
Kapasitas SMP negeri di daerah ini belum mencukupi untuk menampung semua lulusan SD. Pada tahun 2025, kapasitas SMP negeri hanya untuk 9. 792 siswa.
Sebaliknya, jumlah lulusan SD tahun lalu di Pekanbaru mencapai 17. 883 orang. Situasi ini mendorong dinas pendidikan untuk kembali menjalin kerjasama dengan sekolah swasta.
Pemerintah kota, melalui dinas pendidikan, masih membuka kesempatan bagi sekolah swasta lain untuk bekerjasama.
Kerjasama ini bertujuan agar semua lulusan SD di Pekanbaru dapat diterima dalam SPMB. Ia mengungkapkan bahwa sudah ada pembahasan mengenai kerjasama ini dalam Rapat Koordinasi Petunjuk Teknis SPMB tahun 2026.
Ia meyakini bahwa kolaborasi dengan sekolah swasta akan membantu mengatasi masalah dalam penerimaan siswa baru.
"Kami berusaha menyelesaikan masalah di daerah yang sulit mengakses sekolah negeri. Sekolah swasta yang bekerja sama dengan pemerintah kota bisa menjadi pilihan," jelasnya.
Markarius juga mengingatkan bahwa melalui kerjasama dengan sekolah swasta, diharapkan tidak ada calon siswa yang terhalang untuk masuk ke SMP negeri. Ia menyatakan sudah ada langkah awal yang dilakukan untuk menerapkan kerjasama ini.
"Dengan begitu, calon siswa bisa segera terakomodasi, jangan sampai ada yang tidak mendapatkan tempat di sekolah," tambahnya.
Ada beberapa jalur penerimaan dalam SPMB tahun 2026. Jalur-jalur tersebut meliputi jalur domisili, jalur prestasi, dan jalur afirmasi, sehingga siswa dapat memilih jalur yang mereka inginkan untuk pendaftaran. (azw)











