Gaungriau.com -- Rektor Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) Dr Saidul Amin MA menyampaikan tema wisuda “Sang Pencerah, Berdampak Mengukir Peradaban Semesta”, merupakan sarat dengan makna dan pesan yang sangat relevan bagi peran mulia para wisudawan dan Alumni Umri.

Hal itu disampaikan nya dalam Sidang Senat Terbuka Dalam Rangka Wisuda Sarjana, Diploma III dan Profesi Ke-29 Universitas Muhammadiyah Riau Tahun Akademik 2025/2026, pada Jum’at 24 Oktober 2025 di Kampus Utama Umri.

Saidul menjelaskan, makna Sang Pencerah, bukan sekadar gelar atau julukan, melainkan sebuah amanah besar. Sosok pencerah yang dapat menembus gelapnya kebodohan, menyingkap tabir ketidaktahuan, dan membawa sinar ilmu pengetahuan serta nilai-nilai moral yang luhur kepada masyarakat luas.

"Di sinilah tantangan dan tanggung jawab mereka sebagai agen perubahan sejati, yang berinovasi membawa kemajuan, penyebar nilai-nilai kebaikan, inspiratif, dan penggerak transformasi sosial," jelas Rektor.

Selanjutnya, peran penting lainnya adalah Mengukir Peradaban Semesta. Diharapkan para wisudawan dapat berkiprah secara meluas bukan hanya di tingkat lokal atau nasional, tetapi juga di ranah global. Menjadi bagian dari kekuatan positif yang membangun dunia dengan semangat keilmuan, nilai-nilai keislaman, dan kemanusiaan yang universal.

"Ketiga pijakan utama tersebut, harus menjadi landasan kokoh dalam setiap langkah dan keputusan mereka untuk mewujudkan dunia yang lebih adil, damai, dan sejahtera bagi seluruh makhluk. Artinya, tema tersebut membentuk Alumni UMRI untuk siap tampil di gelanggang kehidupan yang sesungguhnya, mengambil peran strategis sebagai duta Persyarikatan yang berpartisipasi aktif dalam mencerahkan dan mencerdaskan semesta," imbuhnya.

Kepala LLDIKTI wilayah XVII Dr Nopriadi, menyampaikan bahwa tren positif terus ditunjukkan Umri dari tahun ketahun, baik dari sisi peningkatan akademik para Dosen, maupun dari sisi pembangunan fisik kampus.

"Seperti dari sisi jumlah Mahasiswa baru yang diterima tahun ini, meski beberapa kampus di wilayah XVII terjadi penurunan, Umri mampu menaikan jumlah Mahasiswa baru yang siginifikan," sebutnya.

Selamat dan sukses kepada para wisudawan Umri, semoga bisa mengaplikasikan ilmu yang diperoleh dengan sebaik-baiknya ditengah-tengah masyarakat.

"Kepada Umri, teruslah menjadi kampus yang bermarwah, bermartabat, menjadi penerang bagi semesta," ungkapnya.

Sementara, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Riau, Hendri Sayuti, turut memberikan ucapan selamat kepada Umri dan para wisudawan.Menurutnya, Muhammadiyah terus memperkuat kontribusi melalui pendidikan agar mampu “mencerahkan semesta.”

Umri adalah satu dari 170 lebih perguruan tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) di Indonesia. Di Riau juga ada IPTAR (Institut Pendidikan dan Teknologi Aisyiyah Riau).

"Harapan masyarakat terhadap perguruan tinggi Muhammadiyah terus meningkat. Karena itu, kami akan terus berbenah,”pungkasnya.

Adapun jumlah lulusan yang diwisuda pada periode ini adalah sebanyak 1.349 orang, yang akan dibagi dalam dua hari yakni pada Jumat diwisuda sebanyak 540 wisudawan, dan dihari kedua atau pada Sabtu sebanyak 809 wisudawan. (mad)