Gaungriau.com (SUNGAI LOKAN) -- Proyek pembangunan jalan dari Parit Cagar ke Parit Kumpul Desa Sungai Lokan Kecamatan Enok tahun anggaran 2020 dengan pagu anggaran sekitar Rp 33 juta bermasalah. Selain volumenya kurang, pengerjaannya terkesan asal-asalan.

Dari penuturan salah seorang warga yang tidak mau namanya disebutkan, pengerjaan proyek tersebut menggunakan sistem padat karya. Hanya saja, Kepala Desa (Kades) tidak transparan terkait pagu anggaran, termasuk RAB yang tidak yang tidak diberikan ke warga yang bekerja.

"Papan plang aja dipasang setelah pengerjaan proyek selesai dan sudah ribut- ribut di tengah masyarakat. Dari sana sudah bisa kita simpulkan, ada yang bermasalah dengan proyek tersebut," jelas warga tersebut.

Dari pantauan media ini di lapangan, kondisi ruas ruas jalan tersebut saat ini rusak berat dan susah untuk dilewati kendaraan roda dua. Padahal jalan tersebut merupakan jalan poros yang menghubungkan warga di dua parit tersebut.

Sementara itu Kades Sungai Lokan Kecamatan Enok Irham, saat dimintai tanggapannya oleh media ini, Ahad, 1 Agustus melalui WhatsApp, tidak ada tanggapan. WhatsApp yang bersangkutan aktif dan pesan yang dikirim sudah dibaca.**(suf)