PEKANBARU -- Setelah mengadakan simulasi acara pada Sabtu lalu 5 Januari 2019 di Ruang kuliah F3, panitia Pekan Raya Biologi (PRB) 2019 terus bekerja ekstra untuk mempersiapkan acara. Perhelatan yang tinggal hitungan belasan hari ini akan diselenggarakan pada 21 Januari mendatang hingga 26 Januari 2019.
Mengundang peserta dari tiga provinsi, Kepri, Riau, dan Sumbar tentu membuat panitia tak main-main dalam menyiapkan acara pembukaan.
Eko selaku Ketua Pekan Raya Biologi 2019 mengatakan, bahwa acara pembukaan PRB 2019 akan diadakan di Ruang Serbaguna FKIP Universitas Riau. “Untuk pembukaan nanti kami mengundang Gubernur Riau, Kepala Dinas Pendidikan Riau, Rektor Unri, dan Dekan FKIP Unri, dan undangan lainnya,” kata Dia.
Setelah acara pembukaan yang dikonsep meriah, barulah peserta PRB 2019 diarahkan menuju perlombaan yang telah mereka daftarkan sebelumnya. Adapun cabang perlombaan yang disediakan adalah Uji Kompetensi Tertulis (UKT) SMP-SMA, Uji Kompetensi Laboratorium (UKL) SMP-SMA, Cepat-Tepat (CT) SMP-SMA, Lomba Melukis SMP-SMA, Mading 3D SMP-SMA, Bio Expo School Competition SMP-SMA, Lomba Fotografi SMA-Mahasiswa, Lomba Karya Tulis Remaja (LKTR) dan Poster Ilmiah SMA, serta Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional untuk tingkat mahasiswa.
Selain menyajikan serangkaian perlombaan, pada PRB 2019 ini juga akan diadakan Seminar Nasional dengan tajuk “Tantangan dan Peluang Pendidikan di Era Revolusi Industri 4.0 untuk Menuju Generasi Emas”.
"Seminar ini akan menghadirkan Indra Charismiadji selaku Pakar Pengamat dan Praktisi Pendidikan serta Dr. Reni Suryanita, M.T, dosen Teknik Sipil Universitas Riau," ujarnya.
Untuk cabang perlombaan Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional, panitia telah merilis hasil pengumuman karya yang dapat maju ke babak final untuk mempresentasikan tulisannya. Adapun lima tim yang lolos, yaitu Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Diponegoro (UNDIP), Institut Pertanian Bogor (ITB), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dan Universitas Sebelas Maret (UNS).
“Nantinya, para finalis dari universitas luar ini akan kami ajak untuk mengunjungi beberapa tempat, mulai dari keliling kampus Unri, Jembatan Siak III, Pasar Bawah, Wisata Rumah Jamur Nando dan Masjid An-Nur Pekanbaru,” tutur Tiwi selaku koordinator acara.
Ketua koodinator Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Riau, Dr. Hj. Evi Suryawati, MPd mendukung penuh semua kegiatan yang diadakan, khususnya dibidang pendidikan. Lebih lanjut, ia sampaikan bahwa olimpiade ini juga bertujuan untuk menciptakan generasi yang intelektual baik dalam skala daerah maupun nasional.
“Kami selalu inginkan inovasi tiap tahunnya dari mahasiswa Pendidikan Biologi, terutama dalam olimpiade yang rutin diadakan tiap tahun ini," katanya.**(rls)























