• Korban saat ditangani tim medis disaksikan Pjs Kapoksek Siberida

RENGAT -- Gaungriau.com -- Trd (50) yang berprofesi sebagai Guru warga Desa Aur Cina Kecamatan Batang Cinaku Kabupaten Indragiri Hulu (lnhu) tewas menggenaskan disebuah kafe di simpang kasus Kelurahan Pangkalan Kasai Kecamatan Siberida.

Korban diduga dibunuh oleh pemilik kafe Agm alias Ag TT (35) warga Desa Bandar Padang Kecamatan Siberida, pada Selasa 4 September 2018 sekitar pukul 01.00 wib dini hari.

Berdasarkan informasi yang didapat, pembunuhan ini terjadi akibat utang piutang, dimana korban sering minum dikagetkan pelaku dan tidak dibayar dengan alasan utang.

"Ketika utang tersebut ditagih saat korban berada di lokasi tersebut korban tidak mau membayar sampai akhirnya terjadi keributan hingga korban tewas," ujar sumber yang tidak mau namanya dipublikasikan.

Kapolres lnhu AKBP Dasmin Ginting S.lk ketika dikonfirmasi Melalui Pjs Kapoksek Siberi IPTU Aman Aroni SH Selasa 4 September 2018 membenarkan adanya kasus pembunuhan yang terjadi di Simpang Kasus Jalan Kulim VIll Kelurahan Pangkalan Kasai.

"Pada selasa 4 September 2018 sekira pukul 01.30 wib telah terjadi penganiayaan berat yang mengakibatkan korban Meninggal Dunia di Cafe Agus Tato Simpang Kasus / Kulim VIII Kel.Pangkalan Kasai Kecamatan Seberida," katanya.

Dijelaskannya Roni, menurut keterangan saksi (Usnan) sekira pukul 01.30 wib saksi mendengar ada keributan di belakang rumahnya.

"Kemudian sdr Usman Keluar dan melihat bahwa korban telah jatuh tersungkur di Jalan/tanah dengan bersimbah darah," terangnya.

Saksi Usman sempat berjumpa dengan Pelaku yang masih memegang sebilah parang, saat itu pelaku mengatakan kepada saksi bahwa dirinya sudah memiliki dan aka melapor ke Polsek.

"Selanjutnya pelaku pergi dengan menggunakan sepeda motornya dan membawa sebilah parang dengan meninggalkan korban yang meninggal dunia di lokasi kejadian" terang Roni lagi.

Atas kejadian tersebut sdr Saksi Usman langsung menghubungi sdr Joko, kemudian sdr Joko menghubungi anggota Polsek Seberida yang selanjutnya turun ke TKP.

"Saat kejadian situasi di TKP dan Kecamatan Siberida sedang hujan deras, sehingga tidak banyak yang mengetahui kejadian tersebut," terangnya lagi.

Dijelaskannya juga bahwa sampai saat ini Pelaku tidak ada melapor ke Polsek Seberida, dan sedang dilakukan upaya pencarian, pungkasnya.**(man)