• Jalan Gajah Mada kecamatan Mandau terlihat retak dibagian baku jalan. (Herman) 

DURI -- Gaungriau.com -- Proyek peningkatan jalan Gajah Mada Kecamatan Mandau dikerjakan perusahaan PT. Jaya Perdana Kontruksi menyisahkan masalah. Pasalnya, proyek rigit beton atau semenisasi pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR)kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau menghabiskan anggaran APBD Bengkalis tahun 2017 sebesar Rp20 miliar kondisi jalan sudah terlihat retak.

Pantauan di lapangan, pengerjaan peningkatan jalan Gajah Mada kecamatam Mandau tersebut memang sudah selesai 100 persen pada akhir tahun 2017 lalu. Jika melihat hasil pengerjaan dilokasi jauh dari kata sangat memuaskan. Karena proyek rigit beton atau semenisasi dengan kekerasan beton semen 30 cm itu ditemukan sejumlah titik mengalami retak dibagian baku jalan yang belum genap 1 tahun.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bengkalis Heru Winoto melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Agung Iriawan mengatakan persoalan pengerjaan peningkatan jalan Gajah Mada kecamatan Mandau tahun 2017 dengan pagu anggaran Rp20 miliar itu memang sudah sampai ke pihaknya. Dan menjadi catatan untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Iya, persoalan proyek peningkatan jalan Gajah Mada di kecamatan Mandau sudah sampai kekita. Tim sedang mempelajari dulu, dimana pengerjaan proyek rigit beton dengan ketebalan 30 cm itu sudah mengalami retak," ungkap Agung Iriawan, Kamis 19 Juli 2018 saat dihubungi via selulernya.

Sementara dari pihak Dinas Pekerjaan Umum Perumahan (PUPR) kabupaten Bengkalis belum berhasil dimintai keterangan terkait persoalan pekerjaan peningkatan jalan Gajah Mada kecamatan Mandau kabupaten Bengkalis tersebut.**(man)