BENGKALIS -- Gaungriau.com -- Hingga saat ini, sebanyak 12 penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih melakukan penggeledahan kediaman Wisma Mahkota bupati Bengkalis Amril Mukminin beralamat dijalan Antara Kota Bengkalis, Jumat 1 Juni 2018. Selain penggeledahan dilakukan setiap kendaraan yang masuk turut diperiksa KPK.

Pantauan di kediaman bupati Bengkalis Amril Mukminin pukul 17.00 WIB terlihat masih ramai di jaga ekstra ketat puluhan personil anggota Polres Bengkalis dengan menggunakan senjata lengkap di pintu masuk. Terlihat sejumlah kendaraan dengan plat merah milik sejumlah pejabat pemerintah daerah setempat masuk diperiksa satu persatu. Setelah diperiksa kendaraan diperbolehkan masuk ke diaman bupati Bengkalis.

Berdasarkam informasi dirangkum sejumlah pejabat termasuk bupati Bengkalis Amril Mukminin berada didalam tidak dibenarkan keluar dari Wisma Sri Mahkota tersebut. Bahkan sejumlah pejabat yang ada diantaranya Sekretaris Daerah Pemkab Bengkalis, dan kepala dinas SOTK. Dari hasilnya tersebut handphone ajudan beserta pejabat juga turut disita.

"Handphone saya disita KPK," ungkap salah seorang ajudan bupati Bengkalis menceritakan kepada sejumlah wartawan.

Penyidik KPK diketahui berjumlah 12 itu masih melakukan penggeledahan seluruh kamar yang ada di kediaman bupati Bengkalis. Sejumlah wartawan masih menunggu dikediaman bupati Bengkalis demi mendapatkan keterangan resmi dari lembaga anti rasuah tersebut.**(putra)