• M Nur Mustafa saat menyampaikan sambutan

PEKANBARU -- Gaungriau.com -- Setiap tahun nya Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Riau rutin mengadakan Olimpiade, ini melibatkan seluruh Program studi (prodi) yang ada, hebatnya kegiatan tersebut dalam kepanitiaan tidak pernah melibatkan pihak Fakultas, melainkan diberi kewenangan penuh kepada masing-masing Himpunan Mahasiswa (Hima) Prodi.

"Menjadi panitia dalam sebuah kegiatan seperti ini adalah bagian dari mengasah kemampuan para Mahasiswa dalam menerapkan ilmu dibangku kuliah, terutama dalam hal menumbuhkan jiwa atau rasa tanggungjawab, agar acara ini bisa sukses," kata Dekan FKIP Universitas Riau Prof Dr H M NUr MPd, saat memberi sambutan pada pelaksanaan Olimpiade PPKN ke-7 yang ditaja oleh Hima Prodi PPKn FKIP, senin 26 Februari 2018.

M Nur juga menyebut melalui kegiatan ini diharapkan bisa juga menciptakan mahasiswa yang berkarakter, karena mereka dituntut mensukseskan kegiatan yang levelnya bertajuk tingkat Provinsi. Dan juga pada acara pembukaan selalu mengundang pejabat penting di negeri ini, mulai dari Gubernur, kapolda dan lainnya.

Karena itu, M Nur berpesan kepada panitia untuk bisa memberikan pelayanan yang baik kepada para peserta. "Layani dengan ramah dan santun, ini juga bagian melatih diri menjadi seorang guru, guru itu harus ramah, selalu tersenyum dan tidak boleh marah," ujarnya mengingatkan.

Fahmi Amri Toedien, selaku Ketua panita acara menyebut kalau menjadi pantia dalam ivent seperti Olimpiade memang sangat mereka butuhkan dalam menerapkan ilmu yang diperoleh dibangku kuliah, dan ini juga bagian dari upaya mengasah diri, sehingga ketika terjun ke masyarakat tidak canggung lagi.

"Karena memang, untuk kegiatan ini kita di Hima Prodi yang diberi kewenangan penuh dalam mensukseskan, mulai dari pencarian pihak sponsor, yang bisa mendukung kita dalam pendanaan, dan sebagainya, ini merupakan tantangan sekaligus penghargaan bagi kami," tegas Dia.

Fahmi juga menyampaikan teimakasihnya kepada pihak-pihak yang telah ikut andil dalam mensukseskan kegiatan yang diadakan hingga 3 Maret mendatang tersebut.

Sementara untuk lomba yang didakan dalam Olimpiade PPKn ke 7 tahun 2018 ini, Fahmi menjelaskan untuk tingkat SD/MI, cerdas cermat, tes tertulis dan pidato kebangsaan. Tingkat SMP/MTs, cerdas cermat, karikatur, tes tertulis, pidato kebangsaan. Dan untuk SMA/SMK dan MA, cerdas cermat, karikatur, tes tertulis, pidato kebangsaan dan Debat Pendidikan.

"Sedangkan untuk Umum, dilombakan rangking satu dan foto moment," ungkapnya mengakhiri.**(mad)