RENGAT -- Gaungriau.com -- Tindak Lanjuti Permasalahan Jalan Rengat - Tembilahan yang kondisinya rusak parah, Pemerintah Kabupaten indragiri Hulu (Inhu), Indragiri Hilir (Inhil) beserta DPRD dua kabupaten tersebut akan mendesak Pemerintah Provinsi Riau untuk memprioritaskan.
Dari hasil pertemuan yang dilakukan bersama dengan Bappeda (Badan Perencana Pembangunan Daerah), Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) di Ruang Rapat Komisi lll DPRD Inhu Selasa 20 Februari 2018 keputusan ini diambil.
Ketua Komisi III DPRD Inhu R. Irwantonia saat ditemui seusai menerima kunjungan Komisi lll DPRD Inhil menyatakan bahwa terkait masalah ini Pemkab. Inhu dan Inhil sepertinya tidak bisa berjalan sendiri - sendiri.
"Kehadiran Komisi III DPRD Inhil ke Inhu adalah guna mencari solusi pemecahan terkait dua permasalahan," terangnya.
Selain mendesak Pemprov. Riau untuk segera membangun jalan Lintas Rengat tembilahan juga mendesak Pemprov. Riau melanjutkan pembangunan jalan Pekan Heran - Mumpa.
"Hal ini guna mengantisifasi jika terjadi longsor atau kerusakan terhadap jalan Lintas Rengat - Tembilahan yang saat ini kondisinya sudah sangat memprihatinkan," tegasnya.
Sebagaimana diketahui, kondisi jalan Rengat - Tembilahan Via Kuala Cenaku kondisinya sudah sangat parah dan lawan longsor.
"Jika kekhawatiran kita selama ini terjadi Jalan Pekan Heran - Mumpa inilah nantinya yang akan dijadikan sebagai. Jalan Alternatif untuk penghubung antara Kabupaten Inhu dan lnhil," terangnya.
Sementara itu Ketua Komisi III DPRD Inhil Iwan Taruna membenarkan bahwa fihaknya mengajak Pemkab. Inhu melalui Komisi lll DPRD Inhu untuk bersama mencari solusi guna mencari penyelesaian masalah ini, singkatnya.**(rus)















