PEKANBARU -- Malam ini, SMPN 4 Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) unjuk kebolahan menari di hadapan Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman.
Pelajar yang sebelumnya gagal tampil menari pada acara penanaman pohon di Kuansing tersebut kini bisa tersenyum sekaligus bangga karena bisa menari di hadapan orang nomor satu di Riau dan para undangan lainnya di kediaman dinasnya, Jalan Diponegoro.
"Malam nanti mereka diundang langsung pak Gubernur untuk tampil di rumah dinasnya," kata Kabiro Humas, Kerja Sama dan Protokol Setdaprov Riau Firdaus, Ahad 31 Desember 2017.
Undangan tersebut tentunya suatu kehormatan karena dapat bertemu dan menari tidak hanya di hadapan Gubernur, melainkan juga disaksikan Forum Pimpinan Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) lainnya.
Selain pertunjukan tarian pelajar dari Kuansing tersebut. Juga ada beberapa kegiatan lainnya yang ditampilkan seperti kegiatan seni lainnya. Diantaranya randai Kuansing, pembacaan puisi.
Sebelumnya, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Ervin Rizaldi menyatakan sebelumnya saat gagal tampil menari dihadapan Gubernur, sejatinya pihaknya tidak pernah bermaksud mengecewakan pelajar SMPB 4 tersebut. Namun karena Gubernur Riau harus segera bertolak ke Pekanbaru, karena ada tamu mendadak, di antaranya Dubes Amerika Serikat.
Karena padatnya agenda mantan anggota DPRD Riau dan DPR RI tersebut diharapkan dapat dimaklumi. Karena itu, tidak ada maksud Gubernur Riau untuk mengecewakannya.
"Sebagai pelipur lara, mereka semua akan diundang dan biayanya akan ditanggung. Juga, semua biaya para penari yang selama ini telah menjalani latihan juga telah ditutupi," ujar Ervin.
Sebelumnya diberitakan, bahwa puluhan penari dari SMPN 4 Kuantan Mudik tersebut batal tampil menari di depan Gubri kemarin. Mereka sangat kecewa, bahkan ada yang menangis.
Mereka mengaku kecewa karena tidak diberikan kesempatan untuk tampil membawakan tarian. Padahal penari ini sudah berlatih sejak dua bulan lalu hanya untuk acara penyambutan tersebut.**(jai)
















