• Noviwaldy Jusman

PEKANBARU -- Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Provinsi Riau ditargetkan tuntas sampai akhir November ini. Pasalnya, sesuai ketentuan yang berlaku apbd Riau 2018 paling lambat disahkan pada akhir November tahun ini.

Sedangkan tahapannya sampai saat ini masih sedang dalam proses pembahasan di setiap komisi.

“Dalam 10 hari ini, tidak ada tugas ke luar kota. Kami tidak akan beri izin. Harus fokus terhadap pembahasan anggaran. Mau tugas Pansus, kunjungan kerja, dan lainnya, semua harus ditunda dulu, kalau tidak, tidak akan selesai,” kata salah seorang Wakil Ketua DPRD Riau, Noviwaldy Jusman.

Politisi Demokrat ini menerangkan, RAPBD Riau sudah memasuki tahapan pembahasan di tingkat komisi-komisi, setelah itu dilakukan pembahasan satu-per satu yang sudah selesai dibahas dengan komisi tersebut.

“Untuk itu, OPD (Organisasi Pemerintah Daerah) akan rapat dan membahas bersama Banggar setelah selesai bersama komisi-komisi," terang Noviwaldy.

Untuk penyelesaian pembahasan APBD Riau 2018 sesuai dengan deadline, maka Anggota Banggar (Badan Anggaran)DPRD Riau dilarang melakukan perjalanan dinas keluar kota sampai akhir November ini.**(rud)