Jon Erizal Ajak Masyarakat Manfaatkan Peluang Emas Tax Amnesty
Minggu, 30 April 2017 - 00:00:00 WIB
SELATPANJANG -- Anggota DPR RI H. Jon Erizal mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kebijakan pengampunan pajak (Tax Amnesty) oleh Pemerintah Pusat, Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) itu menilai Tax Amnesty adalah kesempatan emas yang diberikan oleh pemerintah kepada masyarakat selaku wajib pajak.
"Tax Amnesty adalah peluang emas jangan sampai April baru membayar pajak. Kedepan (Usai Tax Amnesty.red), petugas pajak akan fokus pada masyarakat yang belum melaporkan harta kekayaannya," jelas H. Jon Erizal, dalam acara Sosialisasi Tax Amnesty oleh Anggota Komisi XI DPR RI H. Jon Erizal, bertempat di Aula Afifa Sport, Selatpanjang, Ahad 30 April 2017.
H. Jon Erizal yang juga anggota Komisi XI DPR R yang membidangi masalah Keuangan Daerah dan Perpajakan itu menekankan pentingnya pajak dalam menyelamatkan keuangan negara dari keterpurukan. Terutama pada situasi krisis saat ini.
Lebih jauh dijelaskannya, pajak yang dibayarkan oleh masyarakat yang didasari dari laporan harta kekayaan kepada petugas pajak, sangat penting untuk menunjang pembangunan Indonesia yang juga berdampak pada besar kecilnya anggaran pembangunan yang disalurkan kedaerah.
"Jika penyaluran pajak tidak mencapai target maka akan timbul hutang negara, dan berdampak pada pertumbuhan ekonomi Indonesia, jika pertumbuhan ekonomi Indonesia melemah hingga dibawah 5 persen maka yang merasakan dampak terbesar adalah masyarakat kecil," jelas H. Jon Erizal.
Dengan diberlakukannya Tax Amnesty, seperti dikatakan H. Jon Erizal, pemerintah pusat berharap, dana pengusaha yang saat ini disimpan diluar negeri yang diprediksi mencapai 11.400 Triliun Rupiah dapat kembali kenegera.
Dengan diberlakukannya Tax Amnesty juga sangat membantu masyarakat yang menunggak pajak, bagi masyarakat yang melaporkan harta kekayaanya selama diberlakukannya Tax Amnesty akan diberi pengampunan dan hanya dikenakan 2-3 Persen dari kewajiban pajak yang harus dibayarkan. Setelah dibayarkan maka harta kekayaan dinilai sudah bersih artinya tunggakan pajak dihapuskan.
Kedepan setelah kebijakan Tax Amnesty selesai, maka bagi penunggak pajak yang tidak melaporkan harta kekayaannya akan dikenakan biaya 200 persen. Dan kedepan akan menjadi urusan yang serius karena warga negara penunggak pajak akan kesulitan saat melajukan aktifitas perbankan. "Semua transaksi keuangan yang dilakukan okeh warga negara akan dilakukan BI Cheking, jika masih menunggak pajak maka otomatis transaksi tidak bisa dilakukan," terang H. Jon Erizal.**(rls/humas)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Selasa, 06 September 2016 - 00:00:00 WIB
Pembangunan Pasar Induk Tak Jelas, Dewan Akan Panggil Dinas Pasar
PEKANBARU -- Rencana pembangunan pasar induk yang digadang-gadang Pemerintah Kota Pekanbaru tak kinjung menemui titik terang. Meski seluruh aturan sudah selesai dibuat. Namun sampai saat ini belum ada realisasi yang dilakukan Pemko melalui Dinas Pasar. Menanggapi hal…
-
Selasa, 06 September 2016 - 00:00:00 WIB
Darnil: Jangan Jadikan Ramayana Hotel
PEKANBARU -- Wacana Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru yang ingin membangun hotel bintang lima di komplek Plaza Sukaramai lagi-lagi mendapat respon negatif dari anggota DPRD Kota Pekanbaru. Anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Darnil menyebutkan banyak keluhan dan…
-
Selasa, 06 September 2016 - 00:00:00 WIB
Data Keluarga Miskin Meningkat
Penyaluran Sembako Murah Tunggu APBD Perubahan
SIAK -- Berdasarkan data tahun 2015, penduduk miskin di Kabupaten Siak mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Sementara disaat ekonomi sekarang ini lagi inflasi, Pemerintah Daerah juga harus memperhatikan skala prioritas kondisi ekonomi masyarakat. "Kalau kita mengacu kepada…
-
Selasa, 06 September 2016 - 00:00:00 WIB
Pemkab Siak Segel Delapan Kios Pasar Seni Kesturi
SIAK -- Sesuai dengan tenggang waktu yang sudah diberikan oleh Dinas pasar kepada pedagang yang mengelola kios di Pasar Seni Kesturi, sebanyak 8 kios yang tidak aktif disegel dan akan dipindahtangankan. "Ya, memang benar sebanyak 8 dari…
-
Selasa, 06 September 2016 - 00:00:00 WIB
Tak Capai Target, Bupati Nilai Adminstrasi PBB-P2 Lemah
BAGANSIAPIAPI -- Bupati Rokan Hilir H suyatno mengatakan banyak potensi pajak dari bumi dan bangunan yang bisa diharapkan untuk penambahan PAD.Namun semua itu tidak tergarap secara maksimal, sehingga bupati nilai tidak capai target karena penggarapannya masih lemah. …
-
Selasa, 06 September 2016 - 00:00:00 WIB
Kondisi Keuangan Tidak Stabil
Pemko Pekanbaru Hentikan Pembangunan Perkantoran Tenayan Raya
PEKANBARU -- Akibat kondisi keuangan yang tidak stabil, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akhirnya menghentikan sementara pembangunan komplek perkantoran Tenayan Raya. Ini disPemko Pekanbaru kehabisan anggaran. Plt Dinas Cipta Karya dan Pemukiman Syafril, Selasa 6 September 2016, mengakui…
-
Senin, 05 September 2016 - 00:00:00 WIB
Genjot PAD , Dewan Minta Dishub Koordinasi Dengan Pegelola Parkir
PEKANBARU -- Ditengah kian berkembangnya Kota Pekanbaru, potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi parkirpun terus meningkat. Namun, karena kurangnya pengawasan dan perhatian dari intansi terkit terhadap pengelola parkir, potensi PAD dari retribusi parkir ini pun diketahui banyak terjadi kebocoran. …
-
Minggu, 04 September 2016 - 00:00:00 WIB
Terkait Program UED-SP Tidak Tepat Sasaran
Komisi III DPRD: BPMPD Seharusnya Bekerja Sama Dengan SKPD Lainnya
BENGKALIS -- Terkait program Usaha Ekonomi Desa-Simpan Pinjam (EUD-SP) yang sudah beberapa tahun belakangan digulirkan Pemkab Bengkalis dinilai komisi III DPRD Bengkalis tidak tepat sasaran dan salah peruntukan. Hal itu disebabkan tidak adanya pembekalan serta program manajerial yang diberikan oleh Pemkab Bengkalis.
-
Minggu, 04 September 2016 - 00:00:00 WIB
Muara Bungkal Belum Cairkan Dana ADD
SIAK -- Karena ada beberapa persoalan administrasi yang belum terpenuhi, membuat Kampung Muara Bungkal, Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak, hingga saat ini belum bisa melakukan pencairan dana ADD untuk tahap pertama pada tahun 2016 ini. "Memang untuk…
-
Kamis, 01 September 2016 - 00:00:00 WIB
Agustus 2016, Riau Inflasi 0,13 Persen
PEKANBARU -- Berdasarkan hasil pemantauan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau di Kota Pekanbaru, Dumai dan Tembilahan, pada Agustus 2016 terjadi Inflasi sebesar 0,13 persen atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 124,36 pada Juli 2016, menjadi 124,52 pada Agustus 2016.
-
Kamis, 01 September 2016 - 00:00:00 WIB
Bahas KITB, Pemkab Siak Gelar Pertemuan Dengan Bosowa Group
JAKARTA -- Rabu 31 Agustus 2016 dilaksanakan pertemuan antara Pemerintah Kabupaten Siak dengan manajemen PT Bosowa Corporindo di Jakarta. Agenda pertemuan tersebut ialah membicarakan tindaklanjut pengembangan Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB) di Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak. …
-
Kamis, 01 September 2016 - 00:00:00 WIB
Diprediksi 77 Milyar Dana Desa Bakal Dipenggal
SIAK -- Kalau pada Tahun 2015 Kabupaten Siak mendapat kue APBN untuk dana ADD sebesar 37 Milyar, maka di Tahun 2016 dana tersebut meningkat menjadi 77 Milyar. Namun, kalau melihat kondisi keuangan negara saat ini yang lagi paceklik, diprediksi dana sebesar 77 Milyar tersebut bakal menciut. …
-
Kamis, 01 September 2016 - 00:00:00 WIB
2015
PT MPP Ngutang Royalti Kepada Pemko Pekanbaru 100 Juta Rupiah
PEKANBARU -- Kendatipun pasar sukaramai terbakar. Pemerintah Kota Pekanbaru tetap menagih royalti tahun 2015 ini sebesar Rp100 juta/tahun kepada PT Makmur Papan Permata selaku pengelola Pasar Sukaramai. "Didalam perjanjian kerjasama tidak ada disebutkan kalau terbakar maka pihak…
-
Kamis, 01 September 2016 - 00:00:00 WIB
Hasil Sementara
Jumlah Usaha Non Pertanian di Riau Mencapai 522,2 Ribu
PEKANBARU -- Berdasarkan hasil sementara dari Sensus Ekonomi 2016, saat ini terdapat sebanyak 527,2 ribu usaha non pertanian di Provinsi Riau, jumlah ini meningkat sebesar 44,1 persen jika dibandingkan dengan hasil Sensus Ekonomi tahun 2006 yang tercatat sebanyak 365,9 ribu usaha.
-
Rabu, 31 Agustus 2016 - 00:00:00 WIB
Langkah Menuju Buku 3
Bank Riau Kepri Studi Banding ke BJB
BANTEN -- Bank Riau Kepri selalu meningkatkan kinerja dan kegiatan operasional perbankannya. BUMD milik Pemerintah Daerah di Riau dan Kepri yang saat ini dikelompokkan sebagai dalam Bank Umum Kelompok Usaha (BUKU) 2 yaitu memiliki modal inti Rp 1 triliun sampai dengan kurang dari Rp 5 triliun kedepannya akan…
-
Rabu, 31 Agustus 2016 - 00:00:00 WIB
Realisasi Keuangan APBD Riau Masih di Bawah 50 persen
PEKANBARU -- Realisasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah  (APBD) Riau hingga saat ini belum mencapai angka 50 persen. Sekretaris Daerah Provisi Riau, H Ahmad Ijazi mengatakan realisasi APBD Riau hingga saat ini adalah untuk reliasai keuangan sebanyak 34,7…
-
Rabu, 31 Agustus 2016 - 00:00:00 WIB
Spekulan Bermain, Siap-Siap Disperindag Bakal Buka Kran Impor Cabe Merah
PEKANBARU -- Seperti biasa, menjelang hari besar keagamaan. Seperti hari raya Idhul Adha, harga cabai di Pekanbaru meroket naik. Bahkan sepekan terakhir ini harganya sudah mencapi Rp50 ribu per kilogram. Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Perindustrian dan…
-
Selasa, 30 Agustus 2016 - 00:00:00 WIB
Hingga 31 Juli, APBD Bengkalis Baru Terserap Dibawah 31 Persen
BENGKALIS -- Hingga 31 Juli 2016 Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bengkalis baik fisik maupun keuangan baru terserap dibawah 31 persen, ditargetkan hingga akhir Desember nanti bisa terserap 95 persen. "Dari data yang kita terima dari…
-
Selasa, 30 Agustus 2016 - 00:00:00 WIB
DPRD Pesimistis Target PAD Parkir Pekanbaru Bakal Tercapai
PEKANBARU -- Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pajak parkir Kota Pekanbaru hingga kini belum mendapatkan hasil yang maksimal, padahal besaran target dibuat sendiri oleh pemerintah daerah. Menanggapi hal tersebut Ketua Komisi II DPRD Pekanbaru, Tengku Aswendi Fajri,…
-
Selasa, 30 Agustus 2016 - 00:00:00 WIB
Pemko Pekanbaru Enggan Sebut Besaran Pemotongan DAU
PEKANBARU -- Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru saat ini mulai resah. Pasalnya Pemerintah pusat yang akan melakukan pemangkas Danau Alokasi Umum (DAU) tahun 2016. Sebagaimana diketahui, selama ini DAU merupakan sumber dana terbesar yang diperoleh Pemko Pekanbaru untuk…





