TALUK KUANTAN -- Dalam rangkaian kegiatan praktikum Budaya Melayu Fakultas Ilmu Budaya Universitas Lancang Kuning Pekanbaru di Kabupaten Kuantan Singingi, mahasiswa semester IV FIB Unilak menaja penyuluhan budaya dengan tema menggali potensi muatan lokal Budaya Melayu siswa SMA N I Kuantan Hilir, Sabtu 22 April 2017.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepsek SMA N I Kuantan Hilir, beserta wakil,  Kajur Sastra Inggris Unilak Pekanbaru Fauzi SS M Hum, dosen FIB Unilak Ridwan S Ag M.A Hadir guru muatan lokal ilmu budaya, para siswa SMA N I Kuantan Hilir, dan puluhan mahasiswa FIB Unilak.

Kepsek yang juga alumni mahasiswa Unilak jurusan administrasi dan dulunya aktif dalam kegiatan seni budaya teater di kampus dan di Pekanbaru, menyebutkan sangat senang dengan seni dan seiring juga tampil di Pekanbaru, ia berharap kegiatan ini dapat menimbulkan daya tarik bagi siswa SMA N I Kuantan Hilir yang saat berjumlah sebanyak 667 orang, untuk menimba ilmu di bidang budaya, sehingga budaya di daerah ini bisa hidup dan berkembang.

Kajur Mhd Fauzi menyebutkan sangat senang karena kepala sekolah SMA N I Kuantan Hilir Agustian S.Pd adalah alumi Unilak. Kemudian untuk kegiatan ini adalah sebenarnya temanya adalah warisan buaya  dalam bahasa inggris untuk mempertahankan budaya yang ada di daerah,
Karena hal.ini harus kita pertahankan agar tergerus zaman dan.bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

Dikatakan bila dibandingkan Sumatra Barat dengan Bali, di bidang pariwisata tidak ada apa apanya, namun karena pemerintah Bali mengemasnya dengan.baik.sehingga lebih terkenal dan mendunia.

"Intinya dari pengamatan kami disini banyak warisan budaya yang ditinggalkan, yang sangat menarik dan di bidang bahasa ingris perlu kita kemas dengan seksama agar bisa lebih menarik dan dikenal oleh.masyarakat luas, terutama dari wisatawan dari luar negeri," katanya.**(az)