PEKANBARU - Masih terkendalanya penentuan tabal batas antara dua wilayah yakni Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar berakibat terjadinya kendala-kendala dalam proses percepatan pembangunan di daerah-daerah perbatasan yang ada di Kota Pekanbaru saat ini.
Sekretaris Komisi I DPRD Kota Pekanbaru Maspendri meminta Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru agar segera melakukan percepatan dan penjelasan tapal batas antara Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar agar masyarakat tidak menjadi rancu masuk daerah mana tempat tinggal mereka.
"Tentunya kita minta Pemko untuk segera melakukan percepatan terhadap proses tapal batas wilayah Pekanbaru dan Kampar agar masyarakat tidak merasa kebingungan masuk daerah mana tempat tinggalnya, dan pembangunan di daerah perbatasan dapat berjalan maksimal," ucap Maspendri, Rabu (22/3).
Politisi PAN ini juga mengatakan adanya beberapa kendala yang terjadi dalam proses percepatan tapal batas yang terjadi selama ini yakni masalah data dari Badan Pertanahan Kota Pekanbaru yang belum diterima pihaknya di DPRD Kota Pekanbaru. "Kita minta Badan Pertanahan Kota Pekanbaru untuk menyampaikan data daerah-daerah yang masuk dan menjadi masalah tapal batas. Dan mudah-mudahan secepatnya kita di DPRD Kota Pekanbaru akan berkoordinasi lagi dengan Badan Pertanahan Kota Pekanbaru untuk kejelasan tapal batas tersebut," tuturnya.
Maspendri juga menyebut, persoalan tapal batas bisa menjadi bumerang terhadap daerah yang berdampingan, dan ditakutkan akan menjadi konflik antar dua wilayah jika tidak kunjung di tuntaskan. "Sebelumnya kan pernah terjadi juga antara Kampar dan Rokan Hulu, yang mana akhirnya terjadi bentrok antar dua kesatuan pengamanan daerah setempat, makanya ini harus diantisipasi dan jangan sampai terjadi lagi," tandasnya.(DON)
Batas Pekanbaru dan Kampar Harus Segera Diperjelas
Dewan: Jangan Biarkan Warga Bingung Tinggal Dimana
Rabu, 22 Maret 2017 - 00:00:00 WIB
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Legislator: Pemadaman Listrik Bergilir di Pekanbaru Tidak Tepat
Gaungriau.com -- Kebijakan yang dikeluarkan PT PLN (persero) yang memberlakukan pemadaman bergilir listrik diwilayah Pekanbaru dan sekitarnya dinilai Legislator DPRD Pekanbaru tidak tepat, karena kondisi udara saat ini yang tengah diselimuti oleh asap tebal. "Apapun masalahanya, jangan lakukan pemadaman bergilir disaat seperti ini. Situasinya sangat tidak tepat.…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Di Perairan Bengkalis
Jarak Pandang Hanya 500 M
Gaungriau.com -- Sejumlah kapal Rool On Rool Off (Roro) yang berlayar di perairan Bengkalis saat ini harus ekstra hati-hati, karena kondisi perairan diselumuti kabut asap yang cukup tebal dan jarak pandangan hanya 500 meter dan sangat berisiko terhadap kapal-kapal yang berlayar saat ini. "Saat ini jarak pandang…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Rozie: Panitia Pansel Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dari Luar
Gaungriau.com -- Kepala Badan Kepegawain Daerah(BKD) Kota Pekanbaru, Azharisman Rozie mengatakan bahwa seluruh panitia seleksi jabatan tahap kedua jabatan pimpinan tinggi pratama dipastikan berasal dari luar lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. "Untuk panitia seleksi jabatan tahap kedua untuk posisi jabatan eselon II atau jabatan pimpinan tinggi pratama…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
JCH Kampar Kloter 20 Sudah Diberangkatkan ke Jeddah
Gaungriau.com -- Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Kampar, yang tergabung dalam gelombang kedua kloter 20 embarkasi Batam, telah diterbangkan ke Jeddah Arab Saudi. Demikian disampaikan Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar H Dirhamsyah MSy didampingi Humas Kemenag Kampar Gustika Rahman SPdI, Senin…





