• Triyatno S.Sos, Camat Siberida

RENGAT -- Rencana Penutupan tempat Karoke dan Kafe yang berada di Simpang Kasus Belilas kelurahan Pangkalan Kasai kecamatan Siberida kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) pada jum'at 27 Januari 2017 besok dinilai tidak Fair dan tebang pilih.

Pasalnya kenapa hanya tempat karoke yang berada di simpang kasus Belilas saja yang harus ditutup, sedangkan tempat karoke dan tempat-tempat yang diduga sebagai tempat maksiat lainnya dibiarkan beroperasi.

Aktifis LSM Inhu Defrianto Tanius melalui slulernya Kamis 26 Januari 2017 menyampaikan dukungannya terhadap penutupan tempat-tempat maksiat yang berada di Belilas kecamatan Siberida.

"Bukan hanya tempar Karoke, melainkan juga terhadap tempat-tempat maksiat lainnya," ujarnya.

Kalau hanya terhadap tempat karoke yang ada di Simpang Kasus itu tidak Fair dan Tebang Pilih namanya, ada banyak tempat maksiat di belilas, mulai dari warung remang-remang dan kafe-kafe yang tersebar di berbagai tempat di Belilas.

"Bahkan ada kafe yang berada dipinggir jalan Lintas Timur yang hanya berjarak sekitar 100 meter dari Kantor Camat Siberida, apakah itu akan dibiarkan," ujarnya lagi.

Hendaknya apa yang dilakukan oleh masyarakat Siberida dan Unsur Pimpinan Kecamatan (Upika) Siberida ini dapat menjadi contoh bagi kecamatan lainnya di Inhu, sehingga jangan bertindak setengah setengah dan tebang pilih, tegasnya.