Pelayanan RSUD Bengkalis Buruk, Pasien Ini Minta Pulang Mendadak
Kamis, 26 Januari 2017 - 00:00:00 WIB
BENGKALIS -- Akibat Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bengkalis buruk, pasien mengeluh, sehingga Pasien tersebut pulang mendadak, tanpa ada rekomendasi dari pihak rumah sakit.
Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kabupaten Bengkalis buruk ini bukan untuk yang pertama kalinya terjadi dan dirasakan oleh masyarakat miskin yang notabenenya memiliki jaminan kesehatan dari BPJS. Namun dampak pelayanan RSUD Bengkalis ini langsung dirasakan salah seorang Pegawai Negeri Sipil di lingkungan pemerintahan kabupaten Bengkalis.
"Kami selaku pasien mensayangkan pelayanan RSUD kabupaten Bengkalis buruk, maka dari itu kami pulang mendadak tanpa ada surat rekomendasi dari pihak rumah sakit," ujar Deni pasien warga Bengkalis ini dengan raut wajah kesakitan kepada media ini Kamis 26 Januari 2017.
Lanjut dia Perawat yang ada di ruang rawat lantai V kamar 406 tersebut bahkan Dr. Tia menangani pasien penyakit dalam ini juga dinilai mengabaikan dirinya.
"Seharusnya perawat maupun dokter yang menanganinnya melakukan cek secara reguler perkembangan penyakit pasien. Ini sejak tadi malam masuk di RS Bengkalis melakukan perkembangan penyakit pasien 4 jam sekali. Sementara pasien merasakan sesuatu yang sangat kesakitan," kesal Reni kerabat keluarga pasien.
Dengan anggaran besar setiap tahunnya hingga miliaran rupiah RSUD Bengkalis seharusnya meningkatkan konsentrasi pelayanan terhadap pasien kategori yang ditangani karena menyangkut hidup mati seseorang.
"Saya sangat mengecam pelayanan RSUD bengkalis ini semakin buruk. Diminta pemerintah kabupaten Bengkalis agar menempatkan dokter maupun perawat yang memiliki jiwa pelayanan kesehatan yang lebih baik lagi. Bukan hanya sekedar mengobati saja,"tegasnya.
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Satpol PP Pekanbaru Kurangi Kegiatan Diluar Ruangan
Gaungriau.com -- Tidak ingin mengambil resiko terlalu jauh yang akan berdampak pada kesehatan akibat kabut asap. 60 persen dari kegiatan diluar ruangan personel Satuan polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru dikurangi. Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian mengatakan, kebijakan mengurangi aktivitas diluar ruangan dikarenakan kondisi…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Evakuasi Masyarakat, Pekanbaru Sudah Tidak Layak Huni
Gaungriau.com -- Riau telah ditetapkan berstatus Darurat Pencemaran Udara. Puskesmas dan rumah sakit diinstruksikan buka 24 jam. Status Siaga Darurat Darurat Karlahut menjadi Keadaan Darurat Pencemaran Udara. Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Roni Amril SH, menyebut Kota Pekanbaru sudah tidak layak untuk dihuni lagi. DPRD minta agar…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap Bertambah Pekat
Bupati Syamsuar Tunda Lomba Foto dan Pameran Ekraf TdS
Gaungriau.com -- Suasana ceria di lapangan Tengku Maharatu Senin 14 September 2015 mendadak hening seketika, Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi yang dijadwalkan akan membuka Lomba Foto dan Pameran Ekraf Touer de Siak (TdS) 2015 tiba-tiba mengumpulkan panitia pelaksana dan memberikan arahan. "Terimakasih atas ikhtiar saudara-saudara mempersiapkan…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Penderita ISPA Di Bengkalis Capai 1488 Orang
Gaungriau.com -- Jumlah penderita Infeksi Saluran Penyakit Atas (ISPA) di Kabupaten Bengkalis mencapai 1488 orang dari tanggal 1 September hingga saat ini, hal ini dikarenakan akibat kabut asap yang melanda wilayah Kabupaten Bengkalis dalam sepekan ini, ditambah lagi tingginya Indeks Standar Pencemaran Uidara (ISPU) yang sudah mencapai level berbahaya.…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Walikota Firdaus Akui Pekanbaru Tak Layak Untuk Dihuni
Gaungriau.com -- Bencana kabut asap yang tebal akibat dari Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Mengakibatkan kota bertuah sudah tidak layak untuk ditempati dan sudah seharusnya masyarakatnya diungsikan. Pasalnya berdasarkan data BMKG saat ini, kategori udara di Pekanbaru sudah diatas berbahaya. Walikota Pekanbaru, Firdaus MT secara terang-terangan mengakui…





